alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Fokus Akhiri Pandemi, Jangan Lengah Bahaya Narkoba

RadarBanyuwangi.id – Ulama minta semua pihak tetap waspada dengan bahaya narkoba. Meski semua tengah fokus menghadapi pandemi covid-19, namun ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba jangan sampai diabaikan.

Pesan itu disampaikan KH Abdul Gofar saat berdialog dengan Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kemarin (4/8).

Menurut ulama yang akrab disapa Ustad Ghofar itu, perkembangan teknologi informasi serta dampak pandemi Covid-19 saat ini, seluruh elemen masyarakat harus bahu-membahu. Semua bergotong royong dalam menjaga, mengarahkan, dan mendidik generasi muda agar tidak terjerumus pada pergaulan yang mendatangkan banyak kemudaratan.

”Apalagi terkait narkoba ini harus benar-benar menjadi perhatian. Percuma jika tingkat pendidikan generasi kita sudah tinggi, tapi jika digerus dengan narkoba, maka dampaknya dapat merusak moral dan akhlak generasi kita, dan ini harus kita tangani bersama,” ujar Ustad Ghofar.

Sementara itu, kedatangan Kapolresta bersama sejumlah pejabat utama Polresta Banyuwangi disambut Rais Syuriyah KH Zainullah Marwan dan sejumlah kiai, termasuk Ketua Tanfidiziyah PCNU H Moh. Ali Makki serta beberapa pengurus PCNU. ”NU sebagai ormas keagamaan siap bersinergi dengan pihak-pihak terkait khususnya Polri dalam upaya mempertahankan kondusivitas kamtibmas yang selama ini sudah dirasakan bersama,” ujar Ketua PCNU yang akrab disapa Gus Makki itu.

Sementara itu, Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu mengaku, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan masyarakat yang aman dan damai. Pemerintah memang harus menggandeng kekuatan civil society untuk mewujudkannya. Hal ini juga sudah dicontohkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang melakukan silaturahmi ke PBNU sesaat setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo. (ddy/bay/c1)

RadarBanyuwangi.id – Ulama minta semua pihak tetap waspada dengan bahaya narkoba. Meski semua tengah fokus menghadapi pandemi covid-19, namun ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba jangan sampai diabaikan.

Pesan itu disampaikan KH Abdul Gofar saat berdialog dengan Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kemarin (4/8).

Menurut ulama yang akrab disapa Ustad Ghofar itu, perkembangan teknologi informasi serta dampak pandemi Covid-19 saat ini, seluruh elemen masyarakat harus bahu-membahu. Semua bergotong royong dalam menjaga, mengarahkan, dan mendidik generasi muda agar tidak terjerumus pada pergaulan yang mendatangkan banyak kemudaratan.

”Apalagi terkait narkoba ini harus benar-benar menjadi perhatian. Percuma jika tingkat pendidikan generasi kita sudah tinggi, tapi jika digerus dengan narkoba, maka dampaknya dapat merusak moral dan akhlak generasi kita, dan ini harus kita tangani bersama,” ujar Ustad Ghofar.

Sementara itu, kedatangan Kapolresta bersama sejumlah pejabat utama Polresta Banyuwangi disambut Rais Syuriyah KH Zainullah Marwan dan sejumlah kiai, termasuk Ketua Tanfidiziyah PCNU H Moh. Ali Makki serta beberapa pengurus PCNU. ”NU sebagai ormas keagamaan siap bersinergi dengan pihak-pihak terkait khususnya Polri dalam upaya mempertahankan kondusivitas kamtibmas yang selama ini sudah dirasakan bersama,” ujar Ketua PCNU yang akrab disapa Gus Makki itu.

Sementara itu, Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu mengaku, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan masyarakat yang aman dan damai. Pemerintah memang harus menggandeng kekuatan civil society untuk mewujudkannya. Hal ini juga sudah dicontohkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang melakukan silaturahmi ke PBNU sesaat setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo. (ddy/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/