alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Pulang dari Sawah, Kakek Disambar Sepur

JawaPos.com – Seorang kakek tewas setelah tersambar Kereta Api (KA) Pandanwangi di perlintasan KA Lingkungan Payaman, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, Sabtu (5/5).

Korban diketahui bernama Amsan, 68, warga Lingkungan Payaman RT 02, RW 02 Kelurahan/Kecamatan Giri. Kapolsek Giri AKP Jodana Gunadi mengatakan, peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi pukul 08.00.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Amsan sedang berjalan di tepi rel KA sebelah timur. Dia berjalan ke arah selatan setelah mengecek kondisi sawahnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas KA Pandanwangi dari Jember ke Banyuwangi. KA melintas dari arah selatan menuju utara. ”Ketika itu, kemungkinan Amsan menyeberang saat kereta hendak melintas, akan tetapi dia tidak tertabrak langsung. Dia diduga hanya tersambar hingga terpental di sebelah barat rel,” jelas Kapolsek Jodana.

Setelah tersambar, warga yang mengetahui langsung menggendong tubuh Amsan menuju rumahnya yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Aparat polsek yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi Amsan ke RSUD Blambangan untuk memastikan kondisinya. ”Nyawa kakek tersebut tidak tertolong, dan akhirnya meninggal dunia,” jelas Jodana.

Usai diperiksa tim medis RSUD Blambangan, jenazah Amsan langsung diserahkan kepolisian kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop IX Jember Lukman Arief mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masinis KA Pandanwangi relasi dari Jember-Banyuwangi pada pukul 7.50. Dikabarkan bahwa KA berhenti luar biasa di kilometer 10+8/9 antara Stasiun Karangasem dan Stasiun Argopuro. KA berhenti karena menyambar manusia di kilometer 10+4 di dekat perlintasan nomor 16, antara Stasiun Karangasem dan Stasiun Argopuro, tepatnya di lingkungan Payaman, Kelurahan Giri. ”Setelah dilakukan pengecekan sarana tidak ada kerusakan, dan kereta api berangkat kembali pukul 07.59. Tidak sampai mengganggu perjalanan kereta api,” tandasnya.

JawaPos.com – Seorang kakek tewas setelah tersambar Kereta Api (KA) Pandanwangi di perlintasan KA Lingkungan Payaman, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, Sabtu (5/5).

Korban diketahui bernama Amsan, 68, warga Lingkungan Payaman RT 02, RW 02 Kelurahan/Kecamatan Giri. Kapolsek Giri AKP Jodana Gunadi mengatakan, peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi pukul 08.00.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Amsan sedang berjalan di tepi rel KA sebelah timur. Dia berjalan ke arah selatan setelah mengecek kondisi sawahnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas KA Pandanwangi dari Jember ke Banyuwangi. KA melintas dari arah selatan menuju utara. ”Ketika itu, kemungkinan Amsan menyeberang saat kereta hendak melintas, akan tetapi dia tidak tertabrak langsung. Dia diduga hanya tersambar hingga terpental di sebelah barat rel,” jelas Kapolsek Jodana.

Setelah tersambar, warga yang mengetahui langsung menggendong tubuh Amsan menuju rumahnya yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Aparat polsek yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi Amsan ke RSUD Blambangan untuk memastikan kondisinya. ”Nyawa kakek tersebut tidak tertolong, dan akhirnya meninggal dunia,” jelas Jodana.

Usai diperiksa tim medis RSUD Blambangan, jenazah Amsan langsung diserahkan kepolisian kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop IX Jember Lukman Arief mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masinis KA Pandanwangi relasi dari Jember-Banyuwangi pada pukul 7.50. Dikabarkan bahwa KA berhenti luar biasa di kilometer 10+8/9 antara Stasiun Karangasem dan Stasiun Argopuro. KA berhenti karena menyambar manusia di kilometer 10+4 di dekat perlintasan nomor 16, antara Stasiun Karangasem dan Stasiun Argopuro, tepatnya di lingkungan Payaman, Kelurahan Giri. ”Setelah dilakukan pengecekan sarana tidak ada kerusakan, dan kereta api berangkat kembali pukul 07.59. Tidak sampai mengganggu perjalanan kereta api,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/