alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Hanya Juara Umum Tingkat SMP yang Bertahan

BANYUWANGI – PDBI Banyu­wangi merilis data pemenang Festival Drum Band Etnik yang digelar Minggu (5/3) lalu. Dari empat kelas pendidikan yang me­ngikuti festival tersebut, ma­sing-masing muncul satu nama unit yang menjadi juara umum.

Dari seluruh kelas, nyaris se­muanya muncul nama-nama unit baru yang menjadi juara. Hanya di kelas SMP saja yang tetap me­munculkan nama juara di tahun lalu, yaitu SMPN 3 Banyuwangi. Sedangkan di tingkat TK yang sebelumnya dijuarai TK Lestari Glagah, tahun ini digantikan TK Pembina. Di tingkat SD sebelum­nya juara menjadi milik unit drum­band SDN 1 Giri, kini menjadi milik unit MDC. Unit MDC sendiri adalah gabungan dari beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Cluring. Kemudian di jenjang SMA/SMK, tahun ini juara umum­nya adalah SMAN 1 Purwoharjo menggantikan SMK Muncar yang menjadi juara di tahun lalu.

Ketua Harian PDBI Banyuwangi Hanif Irianto mengatakan jika penilaian kepada para juara umum itu sudah disesuaikan dengan enam kategori penilaian. Mulai tempo, dinamika, harmoni, aran­semen, tata gelar, dan nilai etnik. Di kelas TK, nilai terbesar didapat oleh TK Pembina dengan nilai akhir 680,5 yang hampir men­dominasi semua penilaian kecuali di kategori dinamika. Sedangkan di kelas SD, dari hasil penilaian juri unit MDC hanya mampu men­dominasi tiga kategori peni­laian dari total enam kategori yang ada.

Di jenjang SMP, unit dari SMPN 3 Banyuwangi mendominasi poin maksimal dari lima kategori peni­laian. Hanya saja di poin kategori tata gelar berada di posisi ketiga di bawah SMPN 1 Cluring dan SMP PGRI Cluring. Terakhir di jenjang SMA, SMAN 1 Purwo­harjo menjadi ju­ara umum karena unggul poin penalti atas SMK Muhammadiyah 6.

Dari hasil penilaian juri SMK Mu­hammadiyah 6 mendapat penalti hingga 105 poin karena jumlah pe­main dan waktu yang dianggap tidak sesuai. ”Pemberian hadiah mengikuti jadwal dinas pendidikan nanti. Tahun ini banyak yang ber­geser untuk juaranya. Kita melihat yang cukup bagus ini di jenjang SD. Ternyata unit yang melibatkan gabungan beberapa sekolah cukup efektif, ini bisa diterapkan untuk Porkab,” tegasnya. (fre/als/c1)

BANYUWANGI – PDBI Banyu­wangi merilis data pemenang Festival Drum Band Etnik yang digelar Minggu (5/3) lalu. Dari empat kelas pendidikan yang me­ngikuti festival tersebut, ma­sing-masing muncul satu nama unit yang menjadi juara umum.

Dari seluruh kelas, nyaris se­muanya muncul nama-nama unit baru yang menjadi juara. Hanya di kelas SMP saja yang tetap me­munculkan nama juara di tahun lalu, yaitu SMPN 3 Banyuwangi. Sedangkan di tingkat TK yang sebelumnya dijuarai TK Lestari Glagah, tahun ini digantikan TK Pembina. Di tingkat SD sebelum­nya juara menjadi milik unit drum­band SDN 1 Giri, kini menjadi milik unit MDC. Unit MDC sendiri adalah gabungan dari beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Cluring. Kemudian di jenjang SMA/SMK, tahun ini juara umum­nya adalah SMAN 1 Purwoharjo menggantikan SMK Muncar yang menjadi juara di tahun lalu.

Ketua Harian PDBI Banyuwangi Hanif Irianto mengatakan jika penilaian kepada para juara umum itu sudah disesuaikan dengan enam kategori penilaian. Mulai tempo, dinamika, harmoni, aran­semen, tata gelar, dan nilai etnik. Di kelas TK, nilai terbesar didapat oleh TK Pembina dengan nilai akhir 680,5 yang hampir men­dominasi semua penilaian kecuali di kategori dinamika. Sedangkan di kelas SD, dari hasil penilaian juri unit MDC hanya mampu men­dominasi tiga kategori peni­laian dari total enam kategori yang ada.

Di jenjang SMP, unit dari SMPN 3 Banyuwangi mendominasi poin maksimal dari lima kategori peni­laian. Hanya saja di poin kategori tata gelar berada di posisi ketiga di bawah SMPN 1 Cluring dan SMP PGRI Cluring. Terakhir di jenjang SMA, SMAN 1 Purwo­harjo menjadi ju­ara umum karena unggul poin penalti atas SMK Muhammadiyah 6.

Dari hasil penilaian juri SMK Mu­hammadiyah 6 mendapat penalti hingga 105 poin karena jumlah pe­main dan waktu yang dianggap tidak sesuai. ”Pemberian hadiah mengikuti jadwal dinas pendidikan nanti. Tahun ini banyak yang ber­geser untuk juaranya. Kita melihat yang cukup bagus ini di jenjang SD. Ternyata unit yang melibatkan gabungan beberapa sekolah cukup efektif, ini bisa diterapkan untuk Porkab,” tegasnya. (fre/als/c1)

Artikel Terkait

Most Read

UMM Raih Akreditasi Unggul

5 Kategori Siap Untuk Dinilai

Artikel Terbaru

/