alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Rumah Ludes Terbakar, Salamun Lolos dari Kobaran Api

RadarBanyuwangi.id – Kebakaran terjadi di Desa Grogol, Kecamatan Giri, Banyuwangi, sekitar pukul 09.00 pagi kemarin (3/8). Beruntung, Salamun, 52, pemilik rumah itu bisa selamat meski saat kebakaran berlangsung, dia sedang berada di dalam kamar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 itu, berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Kapolsek Giri AKP Ali Ashari mengatakan, kebakaran tersebut bersumber dari korsleting listrik. Stop kontak yang ada di belakang televisi rumah korban memercikkan api. Selanjutnya, percikan api itu membakar sebagian rumah korban. ”Untuk ruang tamu hangus terbakar, karena ada tempat duduk dari spons yang menambah kobaran api semakin besar,” katanya.

Saat itu, jelas Ali, pemilik rumah yang berada di kamar keluar dan melihat kobaran api sudah membesar. Warga yang juga melihat si jago merah mengamuk, langsung berdatangan. ”Korban berteriak minta tolong dan berusaha keluar rumah,” ujarnya.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong itu, langsung berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Korban juga berhasil dievakuasi keluar rumah. Akhirnya, api langsung bisa dipadamkan. ”Hanya menggunakan timba dan selang air untuk memadamkannya,” jelas Kapolsek Ali.

Menurut Ali, proses pemadaman api tersebut dilakukan warga hanya dalam tempo 30 menit. Namun, ruang tamu dan dua kamar tidur serta seisinya sudah hangus terbakar. ”Meski tak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 25 juta lebih,” terangnya. (rio/bay/c1)

RadarBanyuwangi.id – Kebakaran terjadi di Desa Grogol, Kecamatan Giri, Banyuwangi, sekitar pukul 09.00 pagi kemarin (3/8). Beruntung, Salamun, 52, pemilik rumah itu bisa selamat meski saat kebakaran berlangsung, dia sedang berada di dalam kamar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 itu, berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Kapolsek Giri AKP Ali Ashari mengatakan, kebakaran tersebut bersumber dari korsleting listrik. Stop kontak yang ada di belakang televisi rumah korban memercikkan api. Selanjutnya, percikan api itu membakar sebagian rumah korban. ”Untuk ruang tamu hangus terbakar, karena ada tempat duduk dari spons yang menambah kobaran api semakin besar,” katanya.

Saat itu, jelas Ali, pemilik rumah yang berada di kamar keluar dan melihat kobaran api sudah membesar. Warga yang juga melihat si jago merah mengamuk, langsung berdatangan. ”Korban berteriak minta tolong dan berusaha keluar rumah,” ujarnya.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong itu, langsung berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Korban juga berhasil dievakuasi keluar rumah. Akhirnya, api langsung bisa dipadamkan. ”Hanya menggunakan timba dan selang air untuk memadamkannya,” jelas Kapolsek Ali.

Menurut Ali, proses pemadaman api tersebut dilakukan warga hanya dalam tempo 30 menit. Namun, ruang tamu dan dua kamar tidur serta seisinya sudah hangus terbakar. ”Meski tak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 25 juta lebih,” terangnya. (rio/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/