alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Antrean Mengular sampai Markas Lanal

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah ditutup selama 29 jam, Pelabuhan ASDP Ketapang kembali dibuka pukul 03.30 kemarin (4/3). Begitu dibuka, ratusan kendaraan tujuan Bali secara bergantian memasuki dermaga. Butuh waktu tiga jam untuk memasukkan ratusan kendaraan tersebut ke kapal lewat dermaga ASDP Ketapang.

Untuk menghormati Hari Raya Nyepi 1944 Caka, penyeberangan Ketapang–Gilimanuk ditutup sejak Kamis (3/3) pukul 00.00. Selama ditutup, aktivitas di Pelabuhan ASDP Ketapang terlihat lengang. Jumat (4/3) pukul 03.30 rute penyeberangan Ketapang–Gilimanuk kembali dibuka.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pukul 03.30 kendaraan pengangkut logistik tujuan Bali mulai keluar dari kantong-kantong parkir di sekitar Pelabuhan Ketapang. Pukul 4.30, loading sudah dibuka oleh pihak ASDP. Kendaraan roda empat pribadi, bus, maupun truk angkutan logistik memadati parkiran pelabuhan.  Saking banyaknya kendaraan, antrean kendaraan mengular hingga ke jalan raya depan Markas Lanal Banyuwangi.

Manajer Operasional ASDP Ketapang Marsadik mengatakan, meski antrean mengular sampai pelabuhan, arus lalu lintas tetap lancar. Kendaraan yang hendak masuk pelabuhan berjejer di timur. Sementara di sisi barat untuk lalu lintas kendaraan umum dari arah Situbondo–Banyuwangi atau sebaliknya.  

Pukul 08.15, seluruh kendaraan yang memenuhi parkiran pelabuhan sudah terangkut kapal. Untuk mengatasi kemacetan, pihak ASDP mengoperasikan 28 kapal. ”Mayoritas kendaraan yang menyeberang adalah pengangkut logistik dan roda empat pribadi. Ada juga travel dan bus pariwisata. Jumlahnya masih kita hitung karena kapasitas setiap kapal berbeda-beda,” jelas Marsadik.

Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) AKP Ali Masduki menambahkan, sebelum pelabuhan dibuka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder pelabuhan. Mulai dari ASDP, KSOP, dan BPTD untuk memastikan kelancaran loading kendaraan. Start pertama kemarin didominasi kendaraan besar yang mendominasi pelabuhan di jam awal buka. ”Meski sempat terjadi antrean, semuanya berjalan lancar. Kendaraan bisa masuk kapal setelah bongkar muat kapal tuntas. Secara bergantian kendaraan masuk ke dalam kapal,” kata Ali.

Pengaturan itulah yang menjadi kunci kelancaran kendaraan. Jika tidak ditata, kendaraan terutama yang memuat bahan logistik akan berebut masuk ke kapal. Beruntung, antrean kendaraan tahun ini tak sepadat tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Apalagi, trayek kapal jurusan Lembar tetap dibuka sehingga tidak ikut mengantre bersama kendaraan-kendaraan jurusan Ketapang. ”Semakin siang kondisi jalan kembali normal. Kita juga meminta sopir tetap mematuhi standar protokol kesehatan,” tegas Ali.

Ruslan, 43, salah seorang pengendara roda empat menuturkan, dirinya kembali ke Bali setelah berlibur di Jawa selama tiga hari. Ruslan menambahkan, sebenarnya anak-anaknya masuk sekolah hari Senin (7/3). Karena desakan pekerjaan, dia memilih pulang lebih awal. ”Kebetulan hari ini sudah mulai kerja, jadi langsung mengejar kapal pagi,” pungkasnya. 

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah ditutup selama 29 jam, Pelabuhan ASDP Ketapang kembali dibuka pukul 03.30 kemarin (4/3). Begitu dibuka, ratusan kendaraan tujuan Bali secara bergantian memasuki dermaga. Butuh waktu tiga jam untuk memasukkan ratusan kendaraan tersebut ke kapal lewat dermaga ASDP Ketapang.

Untuk menghormati Hari Raya Nyepi 1944 Caka, penyeberangan Ketapang–Gilimanuk ditutup sejak Kamis (3/3) pukul 00.00. Selama ditutup, aktivitas di Pelabuhan ASDP Ketapang terlihat lengang. Jumat (4/3) pukul 03.30 rute penyeberangan Ketapang–Gilimanuk kembali dibuka.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pukul 03.30 kendaraan pengangkut logistik tujuan Bali mulai keluar dari kantong-kantong parkir di sekitar Pelabuhan Ketapang. Pukul 4.30, loading sudah dibuka oleh pihak ASDP. Kendaraan roda empat pribadi, bus, maupun truk angkutan logistik memadati parkiran pelabuhan.  Saking banyaknya kendaraan, antrean kendaraan mengular hingga ke jalan raya depan Markas Lanal Banyuwangi.

Manajer Operasional ASDP Ketapang Marsadik mengatakan, meski antrean mengular sampai pelabuhan, arus lalu lintas tetap lancar. Kendaraan yang hendak masuk pelabuhan berjejer di timur. Sementara di sisi barat untuk lalu lintas kendaraan umum dari arah Situbondo–Banyuwangi atau sebaliknya.  

Pukul 08.15, seluruh kendaraan yang memenuhi parkiran pelabuhan sudah terangkut kapal. Untuk mengatasi kemacetan, pihak ASDP mengoperasikan 28 kapal. ”Mayoritas kendaraan yang menyeberang adalah pengangkut logistik dan roda empat pribadi. Ada juga travel dan bus pariwisata. Jumlahnya masih kita hitung karena kapasitas setiap kapal berbeda-beda,” jelas Marsadik.

Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) AKP Ali Masduki menambahkan, sebelum pelabuhan dibuka, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder pelabuhan. Mulai dari ASDP, KSOP, dan BPTD untuk memastikan kelancaran loading kendaraan. Start pertama kemarin didominasi kendaraan besar yang mendominasi pelabuhan di jam awal buka. ”Meski sempat terjadi antrean, semuanya berjalan lancar. Kendaraan bisa masuk kapal setelah bongkar muat kapal tuntas. Secara bergantian kendaraan masuk ke dalam kapal,” kata Ali.

Pengaturan itulah yang menjadi kunci kelancaran kendaraan. Jika tidak ditata, kendaraan terutama yang memuat bahan logistik akan berebut masuk ke kapal. Beruntung, antrean kendaraan tahun ini tak sepadat tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Apalagi, trayek kapal jurusan Lembar tetap dibuka sehingga tidak ikut mengantre bersama kendaraan-kendaraan jurusan Ketapang. ”Semakin siang kondisi jalan kembali normal. Kita juga meminta sopir tetap mematuhi standar protokol kesehatan,” tegas Ali.

Ruslan, 43, salah seorang pengendara roda empat menuturkan, dirinya kembali ke Bali setelah berlibur di Jawa selama tiga hari. Ruslan menambahkan, sebenarnya anak-anaknya masuk sekolah hari Senin (7/3). Karena desakan pekerjaan, dia memilih pulang lebih awal. ”Kebetulan hari ini sudah mulai kerja, jadi langsung mengejar kapal pagi,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/