alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Polresta Banyuwangi Berangkatkan Dua Orang Umrah

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi memberikan hadiah umrah kepada Ustadz Imam Muslih dan istrinya, Srikana, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Selasa (29/3/2022). Imam Muslih merupakan Ketua Takmir Masjid Nurul Athar. Hadiah itu diberikan lantaran Imam telah menjadi panutan di lingkungannya.

Imam mengaku tidak menyangka dirinya bisa berangkat ke Tanah Suci. Pasangan suami istri (pasutri) tersebut rencananya akan diberangkatkan pada Rabu (30/3/2022).”Alhamdulillah, saya diberangkatkan umrah oleh Pak Kapolresta Banyuwangi. Tidak menyangka bisa datang ke Baitullah,” ujar Imam.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu mengatakan, Imam merupakan figur panutan masyarakat sekitar. Sehari-hari, Imam merupakan pengajar dan dipercayai menjabat Kepala MI Nurul Athar. Tidak hanya itu, Imam juga dikenal sebagai tokoh agama yang selalu mengedepankan musyawarah ketika ada permasalahan. ”Beliau orang yang baik dan bisa mengayomi masyarakat. Kami memberikan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Ini bentuk apresiasi kepada kiai kampung,” ungkapnya.

Nasrun menambahkan, Imam merupakan teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya sebagai antisipasi terhadap penularan Covid-19. ”Kiai kampung selalu memberikan inspirasi bagi kami dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi memberikan hadiah umrah kepada Ustadz Imam Muslih dan istrinya, Srikana, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Selasa (29/3/2022). Imam Muslih merupakan Ketua Takmir Masjid Nurul Athar. Hadiah itu diberikan lantaran Imam telah menjadi panutan di lingkungannya.

Imam mengaku tidak menyangka dirinya bisa berangkat ke Tanah Suci. Pasangan suami istri (pasutri) tersebut rencananya akan diberangkatkan pada Rabu (30/3/2022).”Alhamdulillah, saya diberangkatkan umrah oleh Pak Kapolresta Banyuwangi. Tidak menyangka bisa datang ke Baitullah,” ujar Imam.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu mengatakan, Imam merupakan figur panutan masyarakat sekitar. Sehari-hari, Imam merupakan pengajar dan dipercayai menjabat Kepala MI Nurul Athar. Tidak hanya itu, Imam juga dikenal sebagai tokoh agama yang selalu mengedepankan musyawarah ketika ada permasalahan. ”Beliau orang yang baik dan bisa mengayomi masyarakat. Kami memberikan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Ini bentuk apresiasi kepada kiai kampung,” ungkapnya.

Nasrun menambahkan, Imam merupakan teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya sebagai antisipasi terhadap penularan Covid-19. ”Kiai kampung selalu memberikan inspirasi bagi kami dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/