Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Desa Setail Tingkatkan IDM dari Daulat Pangan, Mandiri Benih Padi, dan Hortikultura

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 14 Juli 2023 | 21:30 WIB
PRESTASI: Kades Setail Saifudin menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa
PRESTASI: Kades Setail Saifudin menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Pemerintah Desa Setail, Kecamatan Genteng punya acara tersendiri untuk menggenjot prestasi desanya. Desa yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Saifudin, fokus pada bidang pertanian dengan program Setail Berdaulat Pangan, Mandiri Benih Padi, dan Hortikultura.

Bukan hanya isapan jempol belaka, dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat dari bidang pertanian, desa ini bisa mengangkat Indeks Desa Membangun  (IDM). “Dulu kami pernah peringkat lima, alhamdulillah tahun ini bisa nomer satu di Banyuwangi,” kata Saifudin pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Saifudin, banyak faktor yang membuat desanya bisa berkembang pesat hanya melalui bidang pertanian. “Di Dusun Jalen, khususnya memang sentra pertanian. Makanya saya ingin mengembangkan potensi itu agar bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Caranya, terang dia, dengan berdaulat pangan dan mendiri dalam pembenihan. Masyarakat tidak perlu kerepotan mencari benih padi, cabai, atau terong, karena di lingkungan desa sudah menyediakannya. “Di Desa Setail ada 11 kelompok tani, dari sana ada juga yang menyulap lahan produktifnya sebagai penghasil benih,” katanya.

Malahan, jelas dia, benih padi genjah MSP 13 A yang saat ini dikembangkan warga, biasa dibeli oleh para petani dari kecamatan lain, seperti Kecamatan Gambiran, Sempu, hingga Tegalsari. “Dari yang semula hanya untuk memenuhi kebutuhan petani di Desa Setail (pada 2019), sekarang sudah banyak yang membeli,” ujarnya.

Apalagi, menurut Saifudin, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan para petani setelah pelaksanaan program tersebut. Salah satunya dari segi ekonomis. “Akan lebih hemat, juga bisa menarik minat para petani muda karena dalam penerapannya memanfaatkan alat teknologi,” tandasnya.

Dengan upayanya ini, jelas dia, pada Januari 2023 lalu  Pemdes Setail diganjar penghargaan oleh Pemprov Jawa Timur sebagai Desa Berakhlak, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. “Karena pelayanan kepada masyarakat seperti pemberian modal usaha benih itu, kami dapat penghargaan ini,” pungkasnya.(sas/abi)

 

 

Editor : Agus Baihaqi
#kebutuhan #berkembang #sentra #Mandiri benih #terong #pelayanan #penguatan ekonomi #faktor #cabai #Pemdes #masyarakat #prestasi #bidang pertanian #holtikultura #idm #fokus #Benih Padi #lahan #produktifitas #pangan #penghargaan #banyuwangi #pemerintah desa #potensi