28.8 C
Banyuwangi
Saturday, February 4, 2023

Pemuda Todongkan Airsoft Gun ke Pengunjung RSUD Bebas Hukum

BESUKI, Jawa Pos Radar Situbondo – Anggota Polsek Besuki menyatakan pria yang membawa airsoft gun bebas dari proses hukum, Minggu (27/11). Sebab, tindakan yang dilakukan MF, 22, warga Kecamatan Besuki tidak memakan korban saat mengelurkan benda mirip pistol kepada pengunjung RSUD Besuki, Jumat malam (24/11).

Informasi yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Situbondo, MF sempat bertengkar dengan sang istri. Sehingga, membuat sang istri terluka. Namun, saat MF sudah melihat tangan istrinya mengeluarkan darah, dia merasa kasihan dan membawanya ke RSUD Besuki.

Sesampainya di pintu masuk RSUD, salah satu pengunjung mencoba untuk bertanya penyebab luka yang dialami istri MF.  Sayangnya, MF terbawa emosi dan mengeluarkan airsoft gun yang ditujukan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Harga Anjlok, Sekilo Jagung Pipil Hanya Dihargai Rp 3.500

Melihat MF memegang senjata, semua pengunjung yang melihat langsung melarikan diri ke luar RSUD. Sedangkan MF sudah tidak bisa terkendali dan terus mengejar pemuda yang sempat bertanya tentang luka di tangan istri MF. “Pas saya di pintu, melihat ada tangan perempuan berdarah. Makanya saya bertanya, kenapa? Habis itu dia (MF) langsung mengeluarkan pistol. Ya saya langsung lari,” ungkap Dwi.

Kapolsek Besuki AKP Acmad Sulaiman menerangkan, MF diduga kuat sedang mabuk. Sehingga pikirannya tidak terkendali dan melakukan tindakan yang meresahkan orang lain. Beruntung, korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. “Korban yang sempat dikejar itu tidak memperbesar masalah. Dia sudah memaafkan MF. Dia mengaku tidak merasa dirugikan,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Dampak Harga BBM Naik, Tarif Jasa Angkut Barang ke Kepulauan Pun Naik

Dia juga menyampaikan, sudah mendatangi rumah MF dan meminta airsoft gun berikut peluru yang tersimpan rapi di lemari MF. Yang bersangkutan mengakui bahwa senjata itu bukan miliknya. Tetapi milik kawannya yang sedang dititipkan di rumahnya.

“Kami sudah memanggil MF beserta istrinya. Keduanya mengaku memang bertengkar hingga sang istri terluka. Tapi istri MF sudah memaafkan dan peretengkaran yang terjadi hanya karena persoalan sepele,” pungkas Kapolsek. (hum/pri)

BESUKI, Jawa Pos Radar Situbondo – Anggota Polsek Besuki menyatakan pria yang membawa airsoft gun bebas dari proses hukum, Minggu (27/11). Sebab, tindakan yang dilakukan MF, 22, warga Kecamatan Besuki tidak memakan korban saat mengelurkan benda mirip pistol kepada pengunjung RSUD Besuki, Jumat malam (24/11).

Informasi yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Situbondo, MF sempat bertengkar dengan sang istri. Sehingga, membuat sang istri terluka. Namun, saat MF sudah melihat tangan istrinya mengeluarkan darah, dia merasa kasihan dan membawanya ke RSUD Besuki.

Sesampainya di pintu masuk RSUD, salah satu pengunjung mencoba untuk bertanya penyebab luka yang dialami istri MF.  Sayangnya, MF terbawa emosi dan mengeluarkan airsoft gun yang ditujukan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Cuaca di Laut Sudah Mulai Stabil, Pelabuhan Jangkar Segera Dibuka Lagi

Melihat MF memegang senjata, semua pengunjung yang melihat langsung melarikan diri ke luar RSUD. Sedangkan MF sudah tidak bisa terkendali dan terus mengejar pemuda yang sempat bertanya tentang luka di tangan istri MF. “Pas saya di pintu, melihat ada tangan perempuan berdarah. Makanya saya bertanya, kenapa? Habis itu dia (MF) langsung mengeluarkan pistol. Ya saya langsung lari,” ungkap Dwi.

Kapolsek Besuki AKP Acmad Sulaiman menerangkan, MF diduga kuat sedang mabuk. Sehingga pikirannya tidak terkendali dan melakukan tindakan yang meresahkan orang lain. Beruntung, korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. “Korban yang sempat dikejar itu tidak memperbesar masalah. Dia sudah memaafkan MF. Dia mengaku tidak merasa dirugikan,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Direktur RSUD Besuki Polisikan Pembawa Airsoft Gun

Dia juga menyampaikan, sudah mendatangi rumah MF dan meminta airsoft gun berikut peluru yang tersimpan rapi di lemari MF. Yang bersangkutan mengakui bahwa senjata itu bukan miliknya. Tetapi milik kawannya yang sedang dititipkan di rumahnya.

“Kami sudah memanggil MF beserta istrinya. Keduanya mengaku memang bertengkar hingga sang istri terluka. Tapi istri MF sudah memaafkan dan peretengkaran yang terjadi hanya karena persoalan sepele,” pungkas Kapolsek. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/