alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Lahan Kosong Dekat Kampus dan Perumahan Terbakar, Warga Panik

RADAR SITUBONDO – Hanya dalam tempo sehari, ada dua lahan kosong di Kecamatan Panarukan, Situbondo, hangus terbakar. Insiden tersebut tidak memakan korban luka maupun jiwa. Hanya saja, warga sekitar yang berdekatan dengan tempat kejadian, dibuat panik.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriyono menyebutkan, pada peristiwa yang terjadi pada Selasa pagi (9/8) itu pihaknya harus memadamkan dua titik lokasi kebakaran. Yang pertama kebakaran di Belakang Perum Panorama Indah, Dusun Pareyaan Selatan, Desa Sumberkolak. Di lokasi tersebut kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00.

“Untuk sumber api terlihat pertama datang dari arah selatan dan cepat menjalar karena angin cukup kencang. Sehingga api terus merembet ke belakang Perum Panorama Indah,” ungkap Puriyono menyampaikan keterangan saksi.

Baca Juga :  Ditelantarkan, Ditalak, Kondisi Istri Langsung Kritis

Kata dia, penyiraman berlangsung hingga satu jam dengan menggunakan dua truk Damkar. Selain itu, warga setempat juga ikut serta membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. “Warga setempat banyak yang membantu, mereka juga khawatir, api merembet ke rumahnya, masing-masing,” jelas Puriyono.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di tempat yang berbeda di daerah  Jalan Tembus, tepat di sebelah timur Kampus 2 Unars Desa Sumberkolak. Kejadian di dekat kampus itu, terjadi sekitar pukul 14.30. Begitu melihat api yang menyebar dan mendekati kampus, warga langsung menghubungi petugas damkar untuk segara melakukan pemadaman.

“Dalam pemadaman tersebut, kita juga menggunakan dua truk damkar. Bedanya tidak ada warga yang membantu. Sebab memang jauh dari rumah warga,” terang Puriyono.

Baca Juga :  Ingin Pelaku Dihukum, Korban Pengeroyokan Tolak Damai

Kata Puriyono, dua kebakaran tersebut belum diketahui penyebabnya. Yang jelas, kebakaran itu terjadi karena banyak ilalang yang kering. Sehingga, begitu ada percikan api langsung menyebar. Oleh sebab itu, bagi semua warga Situbondo, dihimbau agar tidak menyalakan api sembarangan. Apalagi di lahan yang gersang. “Api tersebut kemungkinan dari putung rokok atau warga yang sengaja membakar rumput hingga akhirnya menjalar ke mana-mana,” pungkas Puriyono. (hum/pri)

RADAR SITUBONDO – Hanya dalam tempo sehari, ada dua lahan kosong di Kecamatan Panarukan, Situbondo, hangus terbakar. Insiden tersebut tidak memakan korban luka maupun jiwa. Hanya saja, warga sekitar yang berdekatan dengan tempat kejadian, dibuat panik.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriyono menyebutkan, pada peristiwa yang terjadi pada Selasa pagi (9/8) itu pihaknya harus memadamkan dua titik lokasi kebakaran. Yang pertama kebakaran di Belakang Perum Panorama Indah, Dusun Pareyaan Selatan, Desa Sumberkolak. Di lokasi tersebut kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00.

“Untuk sumber api terlihat pertama datang dari arah selatan dan cepat menjalar karena angin cukup kencang. Sehingga api terus merembet ke belakang Perum Panorama Indah,” ungkap Puriyono menyampaikan keterangan saksi.

Baca Juga :  Ditelantarkan, Ditalak, Kondisi Istri Langsung Kritis

Kata dia, penyiraman berlangsung hingga satu jam dengan menggunakan dua truk Damkar. Selain itu, warga setempat juga ikut serta membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. “Warga setempat banyak yang membantu, mereka juga khawatir, api merembet ke rumahnya, masing-masing,” jelas Puriyono.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di tempat yang berbeda di daerah  Jalan Tembus, tepat di sebelah timur Kampus 2 Unars Desa Sumberkolak. Kejadian di dekat kampus itu, terjadi sekitar pukul 14.30. Begitu melihat api yang menyebar dan mendekati kampus, warga langsung menghubungi petugas damkar untuk segara melakukan pemadaman.

“Dalam pemadaman tersebut, kita juga menggunakan dua truk damkar. Bedanya tidak ada warga yang membantu. Sebab memang jauh dari rumah warga,” terang Puriyono.

Baca Juga :  Dihadang Masyarakat, PN Situbondo Tetap Eksekusi Lahan Tambak Udang

Kata Puriyono, dua kebakaran tersebut belum diketahui penyebabnya. Yang jelas, kebakaran itu terjadi karena banyak ilalang yang kering. Sehingga, begitu ada percikan api langsung menyebar. Oleh sebab itu, bagi semua warga Situbondo, dihimbau agar tidak menyalakan api sembarangan. Apalagi di lahan yang gersang. “Api tersebut kemungkinan dari putung rokok atau warga yang sengaja membakar rumput hingga akhirnya menjalar ke mana-mana,” pungkas Puriyono. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/