alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Pengusaha Dukung Langkah Penertiban Bak Truk

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemotongan bak dump truck yang overdimensi oleh anggota Asosiasi Angkutan Material Banyuwangi (AMBI) mendapat dukungan sejumlah pengusaha. Penertiban bak kendaraan tersebut dinilai gerakan yang mulia dan patut diapresiasi.

Dampak pemotongan tersebut akan menimbulkan keuntungan bagi semua pihak. ”Saya sangat mendukung gerakan ini, jika semua bisa tertib sesuai aturan maka saya yakin semua pihak akan diuntungkan,” ungkap pengusaha muda Banyuwangi, Dede Abdul Ghany.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi ini menjelaskan, jika semuanya tertib maka akan lebih nyaman dan aman. Pemerintah mendukung penertiban volume kendaraan material dengan caranya. Begitu pula pengusaha tambang galian C dan angkutan juga diuntungkan.

Secara otomatis, pembeli bahan material juga akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Sehingga infrastruktur jalan dan jembatan yang dibangun oleh pemerintah akan tahan lama karena sesuai kapasitasnya. ”Masyarakat juga akan menikmati manfaat dari pembangunan karena akan lebih kondusif di jalan raya. Tidak ada gejolak yang timbul karena kendaraan yang melebihi tonase,” kata Dede.

Langkah yang dilakukan AMBI diharapkan bisa diikuti oleh semua pemilik armada material dan angkutan barang lainnya. Artinya tidak hanya sebatas anggota AMBI saja yang melakukan penyesuaian dimensi kendaraan tersebut. Jika semua dimensi kendaraan barang, khususnya armada material sesuai standar aturan yang berlaku, maka infrastruktur jalan dan jembatan yang dibangun pemerintah relatif awet dan bisa dinikmati masyarakat. (ddy/aif/c1)

 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemotongan bak dump truck yang overdimensi oleh anggota Asosiasi Angkutan Material Banyuwangi (AMBI) mendapat dukungan sejumlah pengusaha. Penertiban bak kendaraan tersebut dinilai gerakan yang mulia dan patut diapresiasi.

Dampak pemotongan tersebut akan menimbulkan keuntungan bagi semua pihak. ”Saya sangat mendukung gerakan ini, jika semua bisa tertib sesuai aturan maka saya yakin semua pihak akan diuntungkan,” ungkap pengusaha muda Banyuwangi, Dede Abdul Ghany.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi ini menjelaskan, jika semuanya tertib maka akan lebih nyaman dan aman. Pemerintah mendukung penertiban volume kendaraan material dengan caranya. Begitu pula pengusaha tambang galian C dan angkutan juga diuntungkan.

Secara otomatis, pembeli bahan material juga akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Sehingga infrastruktur jalan dan jembatan yang dibangun oleh pemerintah akan tahan lama karena sesuai kapasitasnya. ”Masyarakat juga akan menikmati manfaat dari pembangunan karena akan lebih kondusif di jalan raya. Tidak ada gejolak yang timbul karena kendaraan yang melebihi tonase,” kata Dede.

Langkah yang dilakukan AMBI diharapkan bisa diikuti oleh semua pemilik armada material dan angkutan barang lainnya. Artinya tidak hanya sebatas anggota AMBI saja yang melakukan penyesuaian dimensi kendaraan tersebut. Jika semua dimensi kendaraan barang, khususnya armada material sesuai standar aturan yang berlaku, maka infrastruktur jalan dan jembatan yang dibangun pemerintah relatif awet dan bisa dinikmati masyarakat. (ddy/aif/c1)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/