Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit Refleksi Kepemimpinan Berintegritas

Lugas Rumpakaadi
Penulis: Lugas Rumpakaadi❯
Ketua DPRD Provinsi Jatim M. Musyafak Rouf (kiri) bersama dalang Ki Arif Sarjono, alur cerita Wahyu Ciptasara, Kamis malam (29/10)
Ketua DPRD Provinsi Jatim M. Musyafak Rouf (kiri) bersama dalang Ki Arif Sarjono, alur cerita Wahyu Ciptasara, Kamis malam (29/10). (Istimewa)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Gedung DPRD Jatim.

Pertunjukan ini mengangkat lakon Wahyu Ciptasara sebagai refleksi mendalam mengenai pentingnya ketajaman batin dalam memimpin masyarakat.

Lakon Wahyu Ciptasara menyimbolkan anugerah Ilahi yang diberikan kepada manusia dengan daya cipta, rasa, dan karsa yang bersih.

Advertisement

Pertunjukan ini menegaskan bahwa setiap keputusan strategis harus berlandaskan pada akal sehat serta moralitas yang kokoh.

Ketua DPRD Jatim, M. Musyafak Rouf, menyatakan bahwa wayang kulit merupakan tuntunan hidup bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia menekankan bahwa kejujuran dan kebijaksanaan adalah modal utama bagi pemangku kebijakan dalam memberikan pelayanan publik.

Advertisement

"Wayang kulit itu bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan. Wahyu Ciptasara mengajarkan kita bahwa ketajaman batin, kejujuran, dan kebijaksanaan adalah modal utama dalam melayani masyarakat," kata Musyafak.

Alur cerita yang dibawakan oleh dalang Ki Arif Sarjono tersebut menyiratkan bahwa hilangnya kejernihan daya cipta akan memicu kekacauan.

Sebaliknya, orientasi pada kemaslahatan bersama diyakini akan membawa keberkahan bagi seluruh wilayah.

Musyafak juga menyoroti pentingnya nilai filosofis pewayangan bagi generasi muda di tengah arus modernisasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Komisi D DPRD Jatim Soroti Anggaran Sampah, Serapan 2026 Baru 9,64 Persen

Komisi D DPRD Jatim Soroti Anggaran Sampah, Serapan 2026 Baru 9,64 Persen

Persoalan sampah di Jawa Timur belum tertangani optimal. Di tengah kompleksitas masalah lingkungan, anggaran program persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim pada 2027 hanya dipatok Rp 2,175 miliar.

DPRD Banyuwangi Susun Propemperda 2027, Emy Usul Payung Hukum Olahraga

DPRD Banyuwangi Susun Propemperda 2027, Emy Usul Payung Hukum Olahraga

DPRD Banyuwangi mulai menyusun Propemperda 2027. Emy Wahyuni mengusulkan raperda olahraga yang mengatur pembinaan atlet, fasilitas, dan pendanaan.

DPRD Jatim Desak Sekolah Hentikan Praktik Penahanan Ijazah

DPRD Jatim Desak Sekolah Hentikan Praktik Penahanan Ijazah

DPRD Jatim desak Dinas Pendidikan sisir sekolah yang masih menahan ijazah siswa. Lapor jika sekolah Anda melakukan pungli atau menahan dokumen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer