alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Bupati Anas Minta Hotel Koleksi Lukisan

BANYUWANGI  Jawa Pos Radar Banyuwangi  – Malam pamungkas pameran seni rupa Sewu gandrung, yang digelar di pelataran Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi  berlangsung meriah.  Para penari gandrung tersebar di setiap sudut arena pameran yang menyajikan karya lukis, fotografi instalasi dan patung itu. Mereka tidak hanya menari, melainkan juga menjadi objek para pelukis menorehkan warna menjadi lukisan.

Para pengunjung juga disuguhi alunan akustik dari musisi muda Banyuwangi . Tidak hanya itu,  pementasan monolog yang diperankan kelompok teater juga cukup memukau para pengunjung. Selain sajian seni, para pengunjung juga mendapat kopi dan kudapan gratis seperti malam sebelumnya.

Geliat aktualisasi kesenian, yang kerap digelar seperti ini, mendapat apresiasi tersendiri Bupati Banyuwangi  Abdullah Azwar Anas. Dalam sambutannya  Sabtu malam (21/11) kemarin. Bupati secara langsung menyatakan dukungannya terhadap keberlangsungan seni rupa di Banyuwangi. Dalam kesempatan itu pula, dia meminta kalangan perhotelan untuk mengoleksi setidaknya satu karya dari para seniman yang ikut pameran. “Saya minta satu hotel beli satu lukisan, setuju ya para seniman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula, Anas  menegaskan seniman jangan sampai bingung mencari tempat untuk aktualisasi atau memamerkan karya.  dia mengungkapkan keberadaan gedung perkantoran milik pemda, secara umum bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tersebut. “Bisa pakai gedung pemda,  atau di ruang mall pelayanan publik,” cetusnya.

Selain itu, kabar baik yang disampaikan bupati pada kesempatan itu yakni terkait terminal wisata terpadu. Di dalam area yang akan menjadi pusat kegiatan perhubungan pariwisata itu, Anas berkomitmen menyiapkan lokasi untuk lukisan. Dia berharap nantinya space itu bisa disinergikan dengan keberadaan creative hub yang dibangun dengan banyak keunggulan. Sehingga nantinya memudahkan wisatawan untuk berbelanja seni maupun souvenir lainnya. “Kami siapkan satu space khusus untuk lukisan, orang kalau mau belanja lukisan bisa di tempat itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi  M Yanuarto Bramuda menyebutkan, tindak lanjut dari pameran kali ini pihaknya sedang menyiapkan gebyar pameran yang lebih besar. Konsep yang akan diusung yakni venue acara ada di setiap hotel dan dilangsungkan dalam waktu yang bersamaan. Hal ini sekaligus menjawab koneksi dunia perhotelan dengan seni rupa Banyuwangi. “ Habis ini pameran bersama serentak di hotel. Temanya nanti festival Sewu Lukis,” ungkapnya. (sli)

BANYUWANGI  Jawa Pos Radar Banyuwangi  – Malam pamungkas pameran seni rupa Sewu gandrung, yang digelar di pelataran Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi  berlangsung meriah.  Para penari gandrung tersebar di setiap sudut arena pameran yang menyajikan karya lukis, fotografi instalasi dan patung itu. Mereka tidak hanya menari, melainkan juga menjadi objek para pelukis menorehkan warna menjadi lukisan.

Para pengunjung juga disuguhi alunan akustik dari musisi muda Banyuwangi . Tidak hanya itu,  pementasan monolog yang diperankan kelompok teater juga cukup memukau para pengunjung. Selain sajian seni, para pengunjung juga mendapat kopi dan kudapan gratis seperti malam sebelumnya.

Geliat aktualisasi kesenian, yang kerap digelar seperti ini, mendapat apresiasi tersendiri Bupati Banyuwangi  Abdullah Azwar Anas. Dalam sambutannya  Sabtu malam (21/11) kemarin. Bupati secara langsung menyatakan dukungannya terhadap keberlangsungan seni rupa di Banyuwangi. Dalam kesempatan itu pula, dia meminta kalangan perhotelan untuk mengoleksi setidaknya satu karya dari para seniman yang ikut pameran. “Saya minta satu hotel beli satu lukisan, setuju ya para seniman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula, Anas  menegaskan seniman jangan sampai bingung mencari tempat untuk aktualisasi atau memamerkan karya.  dia mengungkapkan keberadaan gedung perkantoran milik pemda, secara umum bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tersebut. “Bisa pakai gedung pemda,  atau di ruang mall pelayanan publik,” cetusnya.

Selain itu, kabar baik yang disampaikan bupati pada kesempatan itu yakni terkait terminal wisata terpadu. Di dalam area yang akan menjadi pusat kegiatan perhubungan pariwisata itu, Anas berkomitmen menyiapkan lokasi untuk lukisan. Dia berharap nantinya space itu bisa disinergikan dengan keberadaan creative hub yang dibangun dengan banyak keunggulan. Sehingga nantinya memudahkan wisatawan untuk berbelanja seni maupun souvenir lainnya. “Kami siapkan satu space khusus untuk lukisan, orang kalau mau belanja lukisan bisa di tempat itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi  M Yanuarto Bramuda menyebutkan, tindak lanjut dari pameran kali ini pihaknya sedang menyiapkan gebyar pameran yang lebih besar. Konsep yang akan diusung yakni venue acara ada di setiap hotel dan dilangsungkan dalam waktu yang bersamaan. Hal ini sekaligus menjawab koneksi dunia perhotelan dengan seni rupa Banyuwangi. “ Habis ini pameran bersama serentak di hotel. Temanya nanti festival Sewu Lukis,” ungkapnya. (sli)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/