alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Kolaburasi Jazz Patrol Kawitan dan Belitung Timur

 BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Atraksi wisata “Staycation Seru” benar-benar berlangsung seru, Sabtu malam (20/11) di Luminor Hotel, Banyuwangi. Jazz Patrol Kawitan dari Temenggungan tampil memukau dengan berkolaburasi dengan musik dari Belitung Timur.

 Sajian musik dua daerah antara Banyuwangi dan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini tersaji di Hotel Luminor Banyuwangi. Tampilnya seniman dari dua daerah ini menjadi sajian yang langka dan benar-benar menarik.

 “Cara ini merupakan salah satu cara menghibur wisatawan dengan konsep staycation, dan kali ini seniman Banyuwangi bisa berkolaborasi dengan seniman dari Belitung Timur,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Banyuwangi, M.Yanuar Bramuda.

 Menurut Bram, berbagai atraksi wisata memang disiapkan Banyuwangi dalam rangkaian pemulihan sektor pariwisata. Salah satu caranya yakni dengan menggelar atraksi wisata “Staycation” bersama musisi dan seniman di hotel-hotel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 Untuk Staycation yang digelar di Hotel Luminor Banyuwangi, kata Bram kebetulan bersamaan dengan kunjungan kerja dari Pemerintah Belitung Timur dan rombongan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar Jawa tengah yang sedang bermalam di Hotel Luminor.

Group Jazz patrol kawitan dari Temenggungan Banyuwangi yang tampil membawakan berbagai lagu hits tampil memukau dengan aransemen jazz menggunakan alat-alat musik tradisi seperti selo, angklung kencruk, dan lainnya. Mereka tampil cukup atraktif.

 Program Staycation Seru di Banyuwangi ini sudah digeber sejak 18 Oktober lalu. Total akan ada sedikitnya 22 pertunjukan, berkeliling dari satu hotel ke hotel lainnya untuk memberi ruang berekspresi bagi seniman, bagi para musisi di tengah Pandemi Covid 19.

 Program ini juga melibatkan berbagai pelaku seni dan ekosistemnya, mulai lighting, sound system, musisi, seniman tari, MC, dan sebagainya secara bergiliran.  “Secara rutin dan bergiliran para seniman akan tampil di hotel-hotel yang ada di Banyuwangi,” jelasnya.

 Tidak hanya live musik saja, seni budaya juga ditampilkan. Dengan tambahan atraksi wisata seni budaya di hotel, justru akan menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan. (ddy)

 BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Atraksi wisata “Staycation Seru” benar-benar berlangsung seru, Sabtu malam (20/11) di Luminor Hotel, Banyuwangi. Jazz Patrol Kawitan dari Temenggungan tampil memukau dengan berkolaburasi dengan musik dari Belitung Timur.

 Sajian musik dua daerah antara Banyuwangi dan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini tersaji di Hotel Luminor Banyuwangi. Tampilnya seniman dari dua daerah ini menjadi sajian yang langka dan benar-benar menarik.

 “Cara ini merupakan salah satu cara menghibur wisatawan dengan konsep staycation, dan kali ini seniman Banyuwangi bisa berkolaborasi dengan seniman dari Belitung Timur,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Banyuwangi, M.Yanuar Bramuda.

 Menurut Bram, berbagai atraksi wisata memang disiapkan Banyuwangi dalam rangkaian pemulihan sektor pariwisata. Salah satu caranya yakni dengan menggelar atraksi wisata “Staycation” bersama musisi dan seniman di hotel-hotel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 Untuk Staycation yang digelar di Hotel Luminor Banyuwangi, kata Bram kebetulan bersamaan dengan kunjungan kerja dari Pemerintah Belitung Timur dan rombongan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar Jawa tengah yang sedang bermalam di Hotel Luminor.

Group Jazz patrol kawitan dari Temenggungan Banyuwangi yang tampil membawakan berbagai lagu hits tampil memukau dengan aransemen jazz menggunakan alat-alat musik tradisi seperti selo, angklung kencruk, dan lainnya. Mereka tampil cukup atraktif.

 Program Staycation Seru di Banyuwangi ini sudah digeber sejak 18 Oktober lalu. Total akan ada sedikitnya 22 pertunjukan, berkeliling dari satu hotel ke hotel lainnya untuk memberi ruang berekspresi bagi seniman, bagi para musisi di tengah Pandemi Covid 19.

 Program ini juga melibatkan berbagai pelaku seni dan ekosistemnya, mulai lighting, sound system, musisi, seniman tari, MC, dan sebagainya secara bergiliran.  “Secara rutin dan bergiliran para seniman akan tampil di hotel-hotel yang ada di Banyuwangi,” jelasnya.

 Tidak hanya live musik saja, seni budaya juga ditampilkan. Dengan tambahan atraksi wisata seni budaya di hotel, justru akan menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan. (ddy)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/