alexametrics
24 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Diproyeksi Jadi Destinasi Wisata Religi

 KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Masjid Al-Ma’ruf yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Kalipuro diresmikan, kemarin (11/11). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ipuk Fiestiandani.

Masjid Al-Ma’ruf mulai dibangun pada pertengahan tahun 2019. Masjid megah yang berdiri di atas tanah seluas 787,51 meter persegi merupakan sumbangsih dari H Haris Yudi Helmi bersama keluarga besarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Al-Ma’ruf Saharuddin Koto mengatakan, sebenarnya peresmian masjid akan dilakukan pada akhir tahun 2020. ”Karena kondisi pandemi, maka pengurus takmir masjid memutuskan untuk meresmikannya hari ini,” ujarnya.

Berada di lokasi yang cukup strategis, Masjid Al-Ma’ruf dapat dipergunakan untuk sarana kepentingan umat. Baik masyarakat yang berada di sekitar masjid, maupun para musafir yang sedang dalam perjalanan. Saharuddin menambahkan, berdirinya Masjid Al-Ma’ruf sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemkab Banyuwangi di bidang pariwisata, terutama untuk wisata religi. ”Seiring meningkatnya jumlah wisatawan di Banyuwangi, maka diperlukan fasilitas pendukung, seperti tempat ibadah yang representatif,” ungkap Saharuddin.

Saharuddin berharap keberadaan Masjid Al-Ma’ruf dapat menjadi pusat kebaikan dan pusat kebajikan. Masjid Al-Ma’ruf ini juga dapat dipersiapkan sebagai sarana pembinaan umat, berupa kegiatan pada bidang pendidikan bagi generasi penerus. ”Atas nama Takmir Masjid Al-Ma’ruf kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan masjid ini,” ucapnya sebelum mengakhiri sambutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani merasa terharu, bangga, dan sangat takjub ketika memasuki Masjid Al-Ma’ruf. Ipuk menambahkan, pembangunan masjid ini terlihat sangat totalitas. Seolah ingin menampakkan bahwa masjid adalah tempat yang layak untuk dihormati dan dibanggakan. ”Semoga semua fasilitas yang ada dapat dinikmati oleh para jamaah,” ucap Ipuk.

Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu berharap, selain untuk beribadah dan mengaji, masjid mempunyai fungsi yang lain, yaitu sebagai pengembangan ekonomi dan mengadakan kegiatan sosial. ”Mari kita bersama doakan Bapak Yudi Helmi dan keluarga agar terus diberikan  kesehatan serta kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat,” ajak Ipuk.

Pada penghujung sambutannya, Ipuk mengucapkan terima kasih kepada H Haris Yudi Helmi dan keluarga karena telah memberikan fasilitas ibadah yang luar biasa untuk masyarakat, khususnya warga Kelurahan Klatak. ”Mudah-mudahan akan semakin banyak orang seperti Bapak Yudi Helmi dan keluarga, yang memberikan fasilitas ibadah kepada umat Islam,” kata Ipuk.

Peresmian masjid dimulai pada pukul 15.00 WIB. Kedatangan Bupati Ipuk disambut dengan lantunan selawat dan diiringi hadrah. Ipuk disambut langsung oleh pendiri masjid H Haris Yudi Helmi dan Hj Erna Lisa Djohan, dilanjutkan dengan pemberian santunan anak yatim. Peresmian masjid ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Di akhir acara, Kepala Kemenag Banyuwangi H Slamet turut menyerahkan sertifikat masjid kepada pengurus takmir.

Hadir dalam peresmian kemarin Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek, Ketua MUI M. Yamin, Kepala Kemenag Slamet,  General Manager Pelindo Pitria Kartikasari, Ketua HIPMI Dede Abdul Ghani, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi, dan jajaran Forpimka Kalipuro. (mg2/aif/c1)

 KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Masjid Al-Ma’ruf yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Kalipuro diresmikan, kemarin (11/11). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ipuk Fiestiandani.

Masjid Al-Ma’ruf mulai dibangun pada pertengahan tahun 2019. Masjid megah yang berdiri di atas tanah seluas 787,51 meter persegi merupakan sumbangsih dari H Haris Yudi Helmi bersama keluarga besarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Al-Ma’ruf Saharuddin Koto mengatakan, sebenarnya peresmian masjid akan dilakukan pada akhir tahun 2020. ”Karena kondisi pandemi, maka pengurus takmir masjid memutuskan untuk meresmikannya hari ini,” ujarnya.

Berada di lokasi yang cukup strategis, Masjid Al-Ma’ruf dapat dipergunakan untuk sarana kepentingan umat. Baik masyarakat yang berada di sekitar masjid, maupun para musafir yang sedang dalam perjalanan. Saharuddin menambahkan, berdirinya Masjid Al-Ma’ruf sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemkab Banyuwangi di bidang pariwisata, terutama untuk wisata religi. ”Seiring meningkatnya jumlah wisatawan di Banyuwangi, maka diperlukan fasilitas pendukung, seperti tempat ibadah yang representatif,” ungkap Saharuddin.

Saharuddin berharap keberadaan Masjid Al-Ma’ruf dapat menjadi pusat kebaikan dan pusat kebajikan. Masjid Al-Ma’ruf ini juga dapat dipersiapkan sebagai sarana pembinaan umat, berupa kegiatan pada bidang pendidikan bagi generasi penerus. ”Atas nama Takmir Masjid Al-Ma’ruf kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan masjid ini,” ucapnya sebelum mengakhiri sambutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani merasa terharu, bangga, dan sangat takjub ketika memasuki Masjid Al-Ma’ruf. Ipuk menambahkan, pembangunan masjid ini terlihat sangat totalitas. Seolah ingin menampakkan bahwa masjid adalah tempat yang layak untuk dihormati dan dibanggakan. ”Semoga semua fasilitas yang ada dapat dinikmati oleh para jamaah,” ucap Ipuk.

Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu berharap, selain untuk beribadah dan mengaji, masjid mempunyai fungsi yang lain, yaitu sebagai pengembangan ekonomi dan mengadakan kegiatan sosial. ”Mari kita bersama doakan Bapak Yudi Helmi dan keluarga agar terus diberikan  kesehatan serta kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat,” ajak Ipuk.

Pada penghujung sambutannya, Ipuk mengucapkan terima kasih kepada H Haris Yudi Helmi dan keluarga karena telah memberikan fasilitas ibadah yang luar biasa untuk masyarakat, khususnya warga Kelurahan Klatak. ”Mudah-mudahan akan semakin banyak orang seperti Bapak Yudi Helmi dan keluarga, yang memberikan fasilitas ibadah kepada umat Islam,” kata Ipuk.

Peresmian masjid dimulai pada pukul 15.00 WIB. Kedatangan Bupati Ipuk disambut dengan lantunan selawat dan diiringi hadrah. Ipuk disambut langsung oleh pendiri masjid H Haris Yudi Helmi dan Hj Erna Lisa Djohan, dilanjutkan dengan pemberian santunan anak yatim. Peresmian masjid ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Di akhir acara, Kepala Kemenag Banyuwangi H Slamet turut menyerahkan sertifikat masjid kepada pengurus takmir.

Hadir dalam peresmian kemarin Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek, Ketua MUI M. Yamin, Kepala Kemenag Slamet,  General Manager Pelindo Pitria Kartikasari, Ketua HIPMI Dede Abdul Ghani, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi, dan jajaran Forpimka Kalipuro. (mg2/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/