alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

SMPIT Al Uswah Unjuk Tahfidz dan Pamer Karya Siswa.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Laporan Hasil Belajar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021–2022 SMPIT Al Uswah, Banyuwangi disampaikan oleh pihak yayasan kepada wali murid. Acara yang berlangsung pada Sabtu (8/1) di halaman SMPIT Al Uswah, Lingkungan Mberan, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi ini berlangsung hangat. Secara bergantian para siswa-siswi kelas 7–9 menampilkan kemampuannya dalam menghafal ayat suci Alquran. Ada yang mampu menghafal 2 juz hingga 7 juz. 

Kepala Sekolah SMPIT Al Uswah Area Sabath SPd mengatakan, kegiatan ini memiliki tiga rangkaian acara, yaitu apresiasi tahsin, tahfidz, gelar karya dan penyampaian hasil belajar semester ganjil tahun pelajaran 2021–2022. Capaian tahsin dan tahfidz santri ini perlu diapresiasi sebab mereka telah menjalani ujian yang sangat ketat.

”Insya Allah bulan Februari 2022 nanti santri akan melaksanakan munaqosah oleh tim penguji Wafa Indonesia dari Surabaya. Jadi, bukan kita lagi guru internal pengujinya,” kata Sabath.

Sabath menjelaskan, dalam kesempatan itu ada 74 siswa yang hafal 2 juz (30 dan 29); 13 siswa hafal 3 juz (30, 29, dan 28); 3 siswa hafal 4 juz (30, 29, 28, dan juz 1); 5 siswa hafal 5 juz (30, 29, 28, 1, dan 2), dan 2 siswa hafal 7 juz (30, 29, 28, 1, 2, 3, dan 4).

Baca Juga :  Memasak Resep Warisan Bung Karno

Sementara itu Ketua Yayasan Al Uswah Karyono SPd MT mengatakan, Yayasan Pendidikan Islam Al Uswah saat ini memiliki 9 lembaga pendidikan, mulai PAUD, SDIT, SMPIT, hingga Madrasah Aliyah.

Yayasan Al Uswah memiliki target yakni mencapai kualitas yang diharapkan. Metode belajarnya mengusung konsep mastery learning (belajar tuntas), joyful learning (belajar menyenangkan), learning by doing (belajar sambil melakukan), dan creative learning (belajar dengan kreatif). 

Label Terpadu menjelaskan jika sekolah ini memiliki konsep keterpaduan antara hafalan Alquran dan pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. ”Dalam menerapkan jam sekolah, Al Uswah menerapkan sepenuh hari (full day). Bahkan, asrama/boarding school disediakan bagi siswa-siswi yang ingin bermukim sudah memenuhi kuota,” ujarnya.

Karyono menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah murid, maka tahun 2022 ini Yayasan berupaya dengan keras untuk membangun asrama SMPIT, membebaskan tanah untuk perluasan SDIT Al Uswah Kalipuro, dan melanjutkan pembangunan lantai 3 gedung SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi. ”Untuk itu kami mengajak wali murid dan masyarakat untuk bergotong royong wakaf tunai atau wakaf barang,” imbuh Karyono.

Baca Juga :  Perdana, KBIH Sabilillah Berangkatkan Jamaah Umrah

Karyono menambahkan, 9 lembaga sekolah di bawah naungan Yayasan Al Uswah membuka pendaftaran murid baru mulai tanggal 3 Januari sampai dengan 22 Januari 2022. Kemudian para calon murid baru tersebut akan dilakukan tes dan observasi. Jika masih ada kekurangan pagu akan dibuka kembali pada bulan Februari 2022. ”Mari kepada masyarakat, sekolahkan anak-anak Anda di Al Uswah, kami akan didik anak-anak dengan pendidikan Qurani,” kata Karyono

Tidak hanya itu, Yayasan Al Uswah juga membuka kesempatan untuk rekrutmen tenaga guru SD, SMP, MA, dan guru tahfidz Quran. (*/afi/c1)

 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Laporan Hasil Belajar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021–2022 SMPIT Al Uswah, Banyuwangi disampaikan oleh pihak yayasan kepada wali murid. Acara yang berlangsung pada Sabtu (8/1) di halaman SMPIT Al Uswah, Lingkungan Mberan, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi ini berlangsung hangat. Secara bergantian para siswa-siswi kelas 7–9 menampilkan kemampuannya dalam menghafal ayat suci Alquran. Ada yang mampu menghafal 2 juz hingga 7 juz. 

Kepala Sekolah SMPIT Al Uswah Area Sabath SPd mengatakan, kegiatan ini memiliki tiga rangkaian acara, yaitu apresiasi tahsin, tahfidz, gelar karya dan penyampaian hasil belajar semester ganjil tahun pelajaran 2021–2022. Capaian tahsin dan tahfidz santri ini perlu diapresiasi sebab mereka telah menjalani ujian yang sangat ketat.

”Insya Allah bulan Februari 2022 nanti santri akan melaksanakan munaqosah oleh tim penguji Wafa Indonesia dari Surabaya. Jadi, bukan kita lagi guru internal pengujinya,” kata Sabath.

Sabath menjelaskan, dalam kesempatan itu ada 74 siswa yang hafal 2 juz (30 dan 29); 13 siswa hafal 3 juz (30, 29, dan 28); 3 siswa hafal 4 juz (30, 29, 28, dan juz 1); 5 siswa hafal 5 juz (30, 29, 28, 1, dan 2), dan 2 siswa hafal 7 juz (30, 29, 28, 1, 2, 3, dan 4).

Baca Juga :  Tancap Gas, Sehari Diresmikan GENPRO Gelar Seminar Bisnis

Sementara itu Ketua Yayasan Al Uswah Karyono SPd MT mengatakan, Yayasan Pendidikan Islam Al Uswah saat ini memiliki 9 lembaga pendidikan, mulai PAUD, SDIT, SMPIT, hingga Madrasah Aliyah.

Yayasan Al Uswah memiliki target yakni mencapai kualitas yang diharapkan. Metode belajarnya mengusung konsep mastery learning (belajar tuntas), joyful learning (belajar menyenangkan), learning by doing (belajar sambil melakukan), dan creative learning (belajar dengan kreatif). 

Label Terpadu menjelaskan jika sekolah ini memiliki konsep keterpaduan antara hafalan Alquran dan pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. ”Dalam menerapkan jam sekolah, Al Uswah menerapkan sepenuh hari (full day). Bahkan, asrama/boarding school disediakan bagi siswa-siswi yang ingin bermukim sudah memenuhi kuota,” ujarnya.

Karyono menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah murid, maka tahun 2022 ini Yayasan berupaya dengan keras untuk membangun asrama SMPIT, membebaskan tanah untuk perluasan SDIT Al Uswah Kalipuro, dan melanjutkan pembangunan lantai 3 gedung SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi. ”Untuk itu kami mengajak wali murid dan masyarakat untuk bergotong royong wakaf tunai atau wakaf barang,” imbuh Karyono.

Baca Juga :  Memasak Resep Warisan Bung Karno

Karyono menambahkan, 9 lembaga sekolah di bawah naungan Yayasan Al Uswah membuka pendaftaran murid baru mulai tanggal 3 Januari sampai dengan 22 Januari 2022. Kemudian para calon murid baru tersebut akan dilakukan tes dan observasi. Jika masih ada kekurangan pagu akan dibuka kembali pada bulan Februari 2022. ”Mari kepada masyarakat, sekolahkan anak-anak Anda di Al Uswah, kami akan didik anak-anak dengan pendidikan Qurani,” kata Karyono

Tidak hanya itu, Yayasan Al Uswah juga membuka kesempatan untuk rekrutmen tenaga guru SD, SMP, MA, dan guru tahfidz Quran. (*/afi/c1)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/