Penumpang Internasional Kini Bisa Pesan Whoosh lewat All Indonesia, Ini Caranya

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:10 WIB
Kereta cepat Whoosh berhenti di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Penumpang internasional kini dapat mengakses pemesanan tiket Whoosh melalui layanan All Indonesia. (Naufal Farras/Wikimedia Commons)
Kereta cepat Whoosh berhenti di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Penumpang internasional kini dapat mengakses pemesanan tiket Whoosh melalui layanan All Indonesia. (Naufal Farras/Wikimedia Commons)

RADAR BANYUWANGI – Penumpang internasional yang hendak melanjutkan perjalanan ke Bandung atau Karawang kini punya kemudahan baru. Mereka bisa mengakses pemesanan tiket kereta cepat Whoosh melalui layanan All Indonesia setelah mengisi deklarasi kedatangan dari luar negeri.

Fasilitas tersebut mulai berlaku Jumat (16/10). Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menghubungkan layanan kedatangan internasional dengan pemesanan transportasi kereta cepat.

Kemudahan itu berupa tautan yang mengarahkan pengguna All Indonesia menuju situs pemesanan tiket Whoosh. Dengan demikian, penumpang tidak perlu mencari sendiri alamat situs pemesanan ketika merencanakan perjalanan lanjutan.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyatakan, pelayanan bagi penumpang internasional perlu terus diperbaiki. Bukan hanya saat pemeriksaan dokumen, tetapi juga ketika mereka hendak melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan.

"Kami ingin kemudahan perjalanan tidak berhenti di pemeriksaan Imigrasi," kata Hendarsam dalam keterangan resmi Ditjen Imigrasi, Jumat (16/10).

Kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan perjanjian oleh Hendarsam dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi di Marketing Gallery KCIC Halim, Jakarta Timur.

Cara Mengakses Pemesanan Whoosh melalui All Indonesia

Penumpang yang baru tiba dari luar negeri atau sedang mempersiapkan kedatangan ke Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas tersebut melalui beberapa tahapan.

Pertama, penumpang mengakses layanan resmi All Indonesia di allindonesia.imigrasi.go.id.

Selanjutnya, pengguna mengisi deklarasi kedatangan sesuai data perjalanan. Setelah pengisian selesai, penumpang dapat membuka tautan pemesanan tiket Whoosh yang tersedia dalam layanan tersebut.

Tautan itu mengarahkan pengguna ke situs pemesanan Whoosh. Penumpang kemudian dapat memilih perjalanan dan menyelesaikan proses pemesanan melalui situs yang dituju.

Perlu diketahui, layanan baru tersebut merupakan integrasi akses pemesanan. Artinya, All Indonesia tidak otomatis menerbitkan tiket kereta hanya karena pengguna telah menyelesaikan deklarasi kedatangan.

All Indonesia sendiri menggabungkan layanan keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, dan karantina dalam satu sistem.

Berdasarkan ketentuan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, deklarasi kedatangan dapat diisi sejak tiga hari sebelum tiba di Indonesia.

Penggunaan All Indonesia untuk deklarasi kedatangan penumpang internasional telah diwajibkan sejak 1 Oktober 2025.

Hampir 1 Juta Perjalanan Penumpang Asing dengan Whoosh

Kolaborasi Imigrasi dan KCIC berlangsung ketika layanan Whoosh semakin banyak digunakan penumpang asing.

Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan, sebanyak 262.369 perjalanan penumpang warga negara asing (WNA) tercatat menggunakan Whoosh sepanjang Januari–Agustus 2026.

Secara kumulatif, sejak beroperasi pada 2023 hingga Agustus 2026, Whoosh telah melayani 944.087 perjalanan penumpang WNA.

Malaysia menjadi negara asal penumpang asing terbesar. Jumlahnya mencapai 403.626 perjalanan pada periode tersebut. Posisi berikutnya ditempati Singapura dengan 113.356 perjalanan dan Tiongkok sebanyak 81.971 perjalanan.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa sebelumnya mengakui besarnya kontribusi wisatawan asal Malaysia terhadap penggunaan kereta cepat Jakarta–Bandung.

"Wisatawan Malaysia menjadi pengguna Whoosh dari kalangan warga negara asing dengan jumlah terbesar," ujar Eva, sebagaimana diberitakan ANTARA pada 15 September 2026.

Besarnya jumlah penumpang internasional memperlihatkan pentingnya kemudahan akses transportasi dalam mendukung perjalanan wisatawan selama berada di Indonesia.

Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat Terus Bertambah

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat juga mencatat tingginya pemanfaatan Whoosh oleh wisatawan mancanegara.

Sepanjang Januari–Agustus 2026, terdapat 127.885 kunjungan WNA yang masuk ke Jawa Barat menggunakan Whoosh melalui Stasiun Tegalluar, Padalarang, dan Karawang.

Khusus pada Agustus 2026, tercatat 22.189 kunjungan wisatawan mancanegara melalui layanan tersebut. Angka itu meningkat 23,65 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.

Data tersebut dipublikasikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada 2 Oktober 2026.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menilai transportasi kereta semakin berperan dalam perjalanan wisatawan asing antarkota.

"Pada lintas Jakarta–Bandung, Whoosh memberikan pilihan perjalanan dengan waktu tempuh yang singkat," kata Anne dalam keterangan KAI yang dipublikasikan pada 3 Oktober 2026.

Kerja Sama Juga Mencakup Pertukaran Data

Selain mempermudah akses tiket, kerja sama Ditjen Imigrasi dan KCIC mencakup pertukaran data serta informasi penumpang untuk mendukung pengawasan keimigrasian.

Ditjen Imigrasi menyatakan bahwa pelaksanaannya tetap harus memperhatikan keamanan dan perlindungan data pribadi.

Namun, keterangan resmi yang dipublikasikan belum merinci jenis data yang dipertukarkan maupun mekanisme teknis pengamanannya.

Dari sisi jangkauan layanan, All Indonesia telah digunakan oleh 29.119.141 penumpang internasional hingga Oktober 2026, menurut catatan Ditjen Imigrasi.

Integrasi dengan layanan pemesanan Whoosh diharapkan dapat membuat proses perencanaan perjalanan lebih praktis, terutama bagi penumpang yang hendak menuju Karawang dan kawasan Bandung setelah tiba dari luar negeri.

Meski demikian, penumpang tetap perlu memperhitungkan waktu perjalanan dari bandara menuju stasiun, termasuk kemungkinan keterlambatan penerbangan, sebelum menentukan jadwal keberangkatan Whoosh.

Editor : Lugas Rumpakaadi
All Indonesia Ditjen Imigrasi KCIC WHOOSH tiket whoosh