Pelanggan KAI Daop 4 Semarang Naik 7,47 Persen, Kuartal III Mulai Melambat

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 17:53 WIB
Aktivitas pelanggan kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang. Sepanjang Januari–September 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 10,91 juta aktivitas pelanggan berangkat dan tiba, tumbuh 7,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.(KAI)
Aktivitas pelanggan kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang. Sepanjang Januari–September 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 10,91 juta aktivitas pelanggan berangkat dan tiba, tumbuh 7,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.(KAI)

RADAR BANYUWANGI – Minat masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang masih tinggi. Sepanjang Januari–September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang melayani 10.911.838 aktivitas pelanggan berangkat dan tiba.

Jumlah itu naik 7,47 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 10.153.373 pelanggan. Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar 758 ribu aktivitas pelanggan dalam sembilan bulan.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, kenaikan terjadi pada pelanggan yang berangkat maupun tiba di stasiun wilayah Daop 4.

"Selama Januari hingga September 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 5.418.613 pelanggan berangkat dan 5.492.225 pelanggan tiba," ujar Luqman, Senin (5/10).

Pada Januari–September 2025, jumlah pelanggan berangkat tercatat 5.041.308 orang. Sementara itu, pelanggan yang tiba sebanyak 5.112.065 orang.

Berdasarkan angka tersebut, jumlah pelanggan berangkat tumbuh sekitar 7,48 persen secara tahunan. Adapun pelanggan tiba meningkat sekitar 7,44 persen.

Menurut Luqman, pertumbuhan tersebut menjadi indikator positif atas tingginya minat masyarakat memilih kereta api untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

"Pertumbuhan jumlah pelanggan ini menjadi hal positif sekaligus motivasi bagi KAI Daop 4 Semarang untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan," katanya.

Pertumbuhan Kuartal III Melambat

Meski masih tumbuh, laju kenaikan pelanggan pada kuartal III 2026 lebih rendah dibandingkan enam bulan pertama tahun ini.

Pada Semester I 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 7.260.073 pelanggan. Angka itu melonjak 10,18 persen dibandingkan Januari–Juni 2025 yang mencapai 6.588.959 pelanggan.

Saat itu, KAI menyebut tingginya mobilitas antara lain didorong Angkutan Lebaran, libur nasional, akhir pekan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi pada pertengahan tahun.

"Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi andalan," ujar Luqman.

KAI, lanjut dia, berkomitmen menjaga layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien.

Jika capaian Semester I dibandingkan dengan angka Januari–September, volume pada Juli–September 2026 mencapai sekitar 3,65 juta aktivitas pelanggan.

Pada Juli–September 2025, jumlahnya sekitar 3,56 juta. Artinya, berdasarkan pengolahan data capaian KAI, pertumbuhan pada kuartal III 2026 berada di kisaran 2,45 persen secara tahunan.

Angka tersebut memperlihatkan jumlah pelanggan tetap bertambah. Namun, laju pertumbuhannya lebih moderat dibandingkan kenaikan 10,18 persen pada Semester I 2026.

Semarang Tetap Jadi Simpul Penting

Tingginya mobilitas kereta api juga menegaskan posisi Semarang sebagai salah satu simpul penting perjalanan di jalur utara Jawa.

Stasiun Semarang Tawang menjadi salah satu stasiun utama di wilayah Daop 4. Stasiun bersejarah yang mulai beroperasi pada 1914 itu selesai direvitalisasi dan diresmikan pada 30 Juli 2026.

KAI menyebut Stasiun Semarang Tawang melayani rata-rata 34 perjalanan kereta api per hari. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus mempertahankan karakter historis bangunan.

Peningkatan volume pelanggan juga harus diikuti kesiapan pelayanan dan operasional. Luqman menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan perjalanan kereta api.

"Kami terus memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan sesuai standar, mulai dari pelayanan di stasiun, selama perjalanan, hingga saat pelanggan tiba di tujuan," ujarnya.

Selain pelayanan di stasiun dan di dalam perjalanan, KAI terus mengembangkan kemudahan layanan berbasis digital untuk mempercepat proses perjalanan pelanggan.

Capaian hingga September menunjukkan kereta api masih mencatat pertumbuhan positif di wilayah Daop 4 Semarang. Namun, perlambatan laju pertumbuhan pada kuartal III menjadi perkembangan menarik menjelang tiga bulan terakhir 2026.

Kinerja Oktober–Desember akan menentukan apakah pertumbuhan pelanggan Daop 4 Semarang sepanjang 2026 mampu kembali mendekati laju dua digit seperti yang dicapai pada Semester I.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Transportasi Semarang KAI 2026 Stasiun Semarang Tawang KAI Daop 4 Semarang penumpang kereta api