RADAR BANYUWANGI – Baru kembali dibuka setelah hampir sebulan ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Ijen langsung diserbu wisatawan. Pada hari pertama pembukaan, Senin (28/9), sekitar 500 tiket ludes meski kawasan wisata itu dibuka pada hari kerja, bukan akhir pekan maupun masa libur panjang.
Tingginya permintaan tersebut menjadi gambaran besarnya antusiasme wisatawan untuk kembali menikmati kawasan Ijen setelah akses wisata ditutup sejak Jumat (4/9). Untuk tahap awal pembukaan pascakarhutla, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menetapkan kuota hanya 1.000 pendaki per hari, atau separuh dari kuota normal yang mencapai 2.000 tiket.
Kuota Awal Masih Dibatasi
Kepala TWA Ijen Rusdi Santoso mengatakan, informasi dari petugas yang berjaga di kawasan Paltuding menunjukkan sekitar separuh kuota tiket pada hari pertama telah terjual.
“Dari informasi yang piket di area Paltuding, sekitar separuh dari kuota tiket habis,” ujar Rusdi.
Dia menjelaskan, kuota 1.000 tiket tersebut merupakan kebijakan BBKSDA Jawa Timur sebagai tahap awal pembukaan kembali jalur pendakian TWA Ijen. Pembatasan dilakukan untuk menyesuaikan kondisi kawasan setelah sebelumnya terdampak karhutla.
“Di hari pertama dibuka dengan 1.000 tiket TWA Ijen dari kebijakan BBKSDA yang habis hampir separuh,” katanya.
Dengan kuota awal tersebut, jumlah pendaki yang diizinkan masuk masih lebih rendah dibandingkan kapasitas normal TWA Ijen. Jika kondisi kawasan dinilai memungkinkan, kuota pendakian menjadi salah satu aspek yang dapat disesuaikan kembali.
Wisatawan Langsung Kembali
Antusiasme wisatawan tidak hanya terlihat dari penjualan tiket. Kondisi jalur pendakian pada hari pertama pembukaan juga disebut kembali ramai.
Salah satu pemandu wisata TWA Ijen, Kholil, mengatakan wisatawan mulai memenuhi kawasan pendakian sejak jalur kembali dibuka.
“Tadi di hari pertama jalur pendakian Ijen dibuka, kondisinya ramai wisatawan,” tuturnya.
Tingginya kunjungan pada hari kerja menunjukkan bahwa penutupan hampir sebulan tidak mengurangi minat wisatawan terhadap TWA Ijen. Setelah akses kembali dibuka, wisatawan langsung memanfaatkan kesempatan untuk kembali menikmati jalur pendakian di kawasan konservasi tersebut.
Pembukaan kembali ini sekaligus menjadi tahap awal pemulihan aktivitas wisata TWA Ijen setelah sebelumnya ditutup untuk mengantisipasi dampak karhutla. (ray)
Editor : Ali Sodiqin