RADAR BANYUWANGI - KAI Expo HUT ke-81 masih berlangsung di Stasiun Semarang Tawang hingga Senin, 28 September 2026. Masyarakat bisa menikmati bazar UMKM, pameran foto, Tari Warak Ngendog, pertunjukan musik, pojok baca, hingga cek kesehatan gratis.
Berdasarkan agenda resmi Pemerintah Kota Semarang, kegiatan itu digelar pada 24–28 September 2026. KAI Expo buka pukul 08.00–17.00 WIB dan dapat dikunjungi secara gratis.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, KAI Expo dirancang agar perayaan ulang tahun KAI tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Melalui KAI Expo HUT KAI-81, kami ingin menghadirkan suasana perayaan HUT KAI yang dapat dirasakan secara langsung oleh pelanggan dan masyarakat,” ujar Luqman.
Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk mengenalkan seni, budaya, dan literasi. Di sisi lain, UMKM dan mitra mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
UMKM hingga Cek Kesehatan Gratis
Mini Expo UMKM menjadi salah satu kegiatan yang meramaikan area selasar Stasiun Semarang Tawang.
Sejumlah tenant membuka stan untuk promosi, penjualan produk, pembagian sampel, hingga kegiatan interaktif bersama pengunjung.
Agenda resmi Pemerintah Kota Semarang juga mencantumkan sejumlah kegiatan lain. Di antaranya, pembacaan puisi, Tari Warak Ngendog, pertunjukan musik, pojok baca, pameran foto arsip tempo dulu, stan foto, serta cek kesehatan gratis.
Kegiatan itu digelar di salah satu simpul transportasi utama Kota Semarang.
Sepanjang Januari–Agustus 2026, Stasiun Semarang Tawang mencatat 2.969.877 pergerakan penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 1.450.003 penumpang naik dan 1.519.874 penumpang turun.
Angka itu meningkat 16,59 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika menyebut Stasiun Semarang Tawang tidak hanya penting dari sisi transportasi.
“Stasiun Semarang Tawang memiliki nilai sejarah sekaligus fungsi strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat,” kata Bramantya.
Stasiun tersebut sebelumnya juga menjalani revitalisasi tahap pertama. Pembenahan dilakukan antara lain pada ruang tunggu VIP dan luxury, fasad bangunan, aula utama, selasar, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan.
Revitalisasi dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter bangunan cagar budaya.
Warak Ngendog Bawa Nuansa Semarang
Nuansa budaya lokal hadir lewat pertunjukan Tari Warak Ngendog.
Warak Ngendog merupakan salah satu ikon budaya yang lekat dengan Kota Semarang. Warak Ngendog juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2022.
Ikon tersebut dikenal sebagai simbol keberagaman masyarakat Semarang. Bentuk Warak Ngendog merepresentasikan perpaduan unsur budaya Jawa, Arab, dan Tionghoa.
Selain Tari Warak Ngendog, pengunjung dapat menikmati pembacaan puisi dan pertunjukan musik.
Pameran foto arsip tempo dulu juga menghadirkan sisi sejarah perkeretaapian. Semarang mempunyai posisi penting dalam perjalanan kereta api di Indonesia.
KAI mencatat jalur Semarang–Tanggung yang dibuka pada 1867 menjadi bagian dari sejarah awal perkeretaapian di Indonesia.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perjalanan kereta api tidak bisa dilepaskan dari perkembangan Indonesia.
“Kereta api memiliki cerita panjang bersama Indonesia,” ujar Anne.
Di wilayah Daop 4 Semarang, KAI melayani 4.876.088 pelanggan sepanjang Januari–Agustus 2026.
HUT Ke-81 KAI Usung Wonderful Journey
HUT ke-81 KAI tahun ini mengusung tema “Wonderful Journey”.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, tema tersebut berkaitan dengan perjalanan sejarah, warisan budaya, kebudayaan, dan kebangsaan Indonesia.
Dalam rangkaian HUT KAI di Semarang pada Jumat, 25 September 2026, Bobby juga menyinggung pengembangan layanan kereta api.
“Kami berusaha menghadirkan transportasi massal yang semakin reliabel, semakin murah, dan tentunya semakin banyak konektivitasnya,” kata Bobby.
Pada rangkaian yang sama, KAI menggelar Heritage Ride dari Stasiun Semarang Tawang menuju Stasiun Tanggung dan Kedungjati.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali jejak sejarah perkeretaapian kepada media dan komunitas pencinta kereta api.
Birthday Treat pada 28 September
KAI Expo HUT ke-81 berlangsung hingga Senin, 28 September 2026. Tanggal tersebut sekaligus menjadi puncak peringatan ulang tahun KAI.
Pada hari itu, KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan Birthday Treat untuk pelanggan sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jasa kereta api.
Namun, hingga Sabtu, 26 September 2026, belum ada penjelasan terperinci mengenai bentuk maupun mekanisme Birthday Treat tersebut.
Tanggal 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia.
Peringatan itu merujuk pada peristiwa pengambilalihan perusahaan kereta api dari Jepang oleh pekerja kereta api Indonesia pada 28 September 1945. Momentum tersebut menjadi salah satu tonggak pengelolaan perkeretaapian oleh bangsa Indonesia.
Luqman mengajak masyarakat yang datang ke KAI Expo tetap menjaga kenyamanan selama berada di lingkungan stasiun.
“Kami mengajak pelanggan dan masyarakat untuk turut menikmati rangkaian KAI Expo HUT KAI-81 dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan bersama selama berada di area stasiun,” tuturnya.
Masyarakat masih bisa mengunjungi KAI Expo HUT ke-81 hingga 28 September 2026 di Stasiun Semarang Tawang. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–17.00 WIB dan tidak dipungut biaya.
Editor : Lugas Rumpakaadi