RADAR BANYUWANGI - Penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol pada Sabtu (19/9), terutama sore hingga malam hari, diminta datang ke stasiun lebih awal.
Sejumlah akses di sekitar Simpang Lima Semarang akan mengalami pengalihan arus mulai pukul 16.00 WIB seiring penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI.
Penutupan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima mulai pukul 19.00 WIB.
Portal resmi penyelenggara mencantumkan acara utama penutupan berlangsung pada Sabtu malam, setelah rangkaian MTQ digelar di Kota Semarang sejak 11 September 2026.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengingatkan calon penumpang agar tidak menggunakan perkiraan waktu perjalanan dalam kondisi lalu lintas normal sebagai satu-satunya patokan.
Kepadatan maupun perubahan rute menuju stasiun berpotensi membuat waktu tempuh menjadi lebih lama.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan dari Semarang Tawang maupun Semarang Poncol perlu menyediakan waktu perjalanan yang memadai.
“Dengan adanya rangkaian penutupan MTQ Nasional XXXI di kawasan Simpang Lima dan potensi penerapan rekayasa lalu lintas, kami mengimbau pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang maupun Semarang Poncol untuk datang lebih awal. Jangan sampai perjalanan menuju stasiun justru terkendala kepadatan lalu lintas sehingga pelanggan terlambat dan tertinggal kereta,” ujar Luqman, Jumat (18/9).
Pengalihan Arus Dimulai Pukul 16.00 WIB
Imbauan KAI sejalan dengan pengaturan lalu lintas yang disiapkan di sekitar pusat Kota Semarang.
Berdasarkan informasi Dinas Perhubungan Kota Semarang yang diberitakan pada Jumat (18/9), pengalihan arus untuk mendukung penutupan MTQ Nasional XXXI diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Sejumlah titik yang terdampak antara lain Simpang KFC Pandanaran, Merbabu, ujung Baiturrahman, Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Erlangga, Jalan Imam Barjo, Bundaran Mugas, Simpang Kantor Pos, Rimba Graha, hingga kawasan Air Mancur Pahlawan.
Masyarakat diminta menghindari ruas yang terkena pengalihan apabila tidak berkepentingan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kondisi tersebut perlu diperhatikan penumpang yang menuju stasiun dari kawasan tengah maupun selatan Kota Semarang.
Pengguna kendaraan pribadi dan transportasi umum sebaiknya mengecek kondisi rute sebelum berangkat serta menyediakan waktu cadangan.
“Silakan memperhitungkan waktu perjalanan dari lokasi keberangkatan menuju stasiun, terutama jika menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum yang melintasi kawasan pusat Kota Semarang,” kata Luqman.
Pergerakan Penumpang Tawang dan Poncol Capai 188.484
Besarnya mobilitas selama penyelenggaraan MTQ juga terlihat dari data perjalanan kereta api di dua stasiun utama Kota Semarang.
Berdasarkan data yang disampaikan KAI Daop 4 Semarang untuk periode 11–19 September 2026, jumlah pelanggan yang tercatat naik melalui Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol mencapai 92.615 orang, sedangkan pelanggan turun sebanyak 95.869 orang.
Dengan demikian, total pergerakan penumpang naik dan turun melalui kedua stasiun tersebut mencapai 188.484.
Stasiun Semarang Tawang mencatat 53.274 pelanggan naik dan 55.869 pelanggan turun.
Sementara di Stasiun Semarang Poncol terdapat 39.341 pelanggan naik dan 40.000 pelanggan turun.
Angka tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang naik dan turun, sehingga tidak berarti terdapat 188.484 individu yang berbeda.
Peningkatan kebutuhan perjalanan selama momentum MTQ sebelumnya juga diantisipasi KAI dengan menambah kapasitas KA Kaligung.
Sepanjang September 2026, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan tambahan hingga 21.760 tempat duduk dengan menambahkan satu kereta ekonomi New Generation berkapasitas 80 tempat duduk pada sejumlah perjalanan.
MTQ Nasional Libatkan Ribuan Peserta dan Tamu
MTQ Nasional XXXI merupakan kegiatan berskala nasional yang menghadirkan kontingen dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Portal resmi MTQ Nasional XXXI mencantumkan 38 kafilah provinsi, 12 cabang musabaqah, serta perkiraan lebih dari 11.000 orang yang mencakup peserta, ofisial dan pendamping, dewan hakim, tamu negara, hingga pejabat pusat dan daerah.
Besarnya jumlah orang yang terlibat membuat mobilitas di sejumlah kawasan Kota Semarang meningkat selama rangkaian kegiatan.
Simpang Lima menjadi salah satu titik utama karena digunakan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan MTQ Nasional XXXI.
Acara penutupan pada Sabtu malam juga berpotensi mendatangkan masyarakat menuju kawasan tersebut.
Karena itu, pengguna kereta api dengan jadwal keberangkatan sore hingga malam perlu memperhitungkan waktu perjalanan menuju Semarang Tawang ataupun Semarang Poncol secara lebih longgar.
KAI Daop 4 Semarang menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran pelayanan dan operasional perjalanan kereta api selama rangkaian MTQ Nasional XXXI.
Penumpang disarankan mengecek kembali jadwal keberangkatan, mencermati informasi rekayasa lalu lintas terbaru, menentukan rute alternatif bila diperlukan, dan tiba di stasiun lebih awal.
“Kami berharap masyarakat yang menggunakan kereta api pada Sabtu besok dapat merencanakan perjalanan dengan baik. Pastikan sudah mengetahui jadwal keberangkatan kereta, memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun, dan tiba di stasiun lebih awal. Dengan begitu, perjalanan tetap nyaman meskipun terdapat peningkatan aktivitas dan kepadatan lalu lintas di Kota Semarang,” kata Luqman.
Editor : Lugas Rumpakaadi