KAI Siapkan Shuttle Kudus–Semarang, Warga Bisa Lebih Mudah Akses Kereta Api

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 13:00 WIB
Aktivitas penumpang di Stasiun Semarang Tawang, salah satu stasiun dengan volume pelanggan tertinggi di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada akhir pekan 4-6 September 2026. (KAI)
Aktivitas penumpang di Stasiun Semarang Tawang, salah satu stasiun dengan volume pelanggan tertinggi di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada akhir pekan 4-6 September 2026. (KAI)

RADAR BANYUWANGI - Masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berpeluang memperoleh akses yang lebih mudah menuju layanan kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang tengah menyiapkan layanan shuttle yang menghubungkan Kudus dengan salah satu stasiun kereta api di Semarang.

Rencana tersebut disampaikan Executive Vice President KAI Daop 4 Semarang M. Arie Fathurrohman dalam pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kudus pada Selasa (15/9).

Layanan shuttle nantinya menjadi transportasi penghubung bagi warga Kudus yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api dari Semarang.

“Program layanan tersebut merupakan bagian dari upaya kami untuk melakukan konektivitas antara Kudus dengan Semarang, yakni dengan menyediakan shuttle atau layanan transportasi antar jemput yang beroperasi secara rutin antara Kudus ke stasiun kereta api di Semarang,” kata Arie, dikutip Antara.

Berangkat dari Eks Stasiun Kudus

KAI merencanakan kawasan eks Stasiun Kudus di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, sebagai titik keberangkatan shuttle.

Dari lokasi tersebut, penumpang akan diantar menuju salah satu stasiun kereta api di Semarang.

Stasiun tujuan belum ditetapkan oleh KAI.

Karena itu, Stasiun Semarang Tawang maupun Semarang Poncol belum dapat disebut sebagai tujuan resmi layanan tersebut.

Kedua stasiun itu memang merupakan simpul perjalanan kereta api yang cukup ramai.

Berdasarkan data KAI, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Stasiun Semarang Tawang melayani 1.262.315 pelanggan naik dan turun.

Pada periode yang sama, Stasiun Semarang Poncol mencatat 1.867.005 pelanggan naik dan turun.

Namun, angka tersebut merupakan data aktivitas penumpang kedua stasiun dan bukan penetapan bahwa keduanya akan menjadi tujuan shuttle dari Kudus.

Alternatif karena Jalur Rel Kudus Tidak Aktif

Layanan shuttle disiapkan sebagai alternatif konektivitas karena Kudus saat ini tidak memiliki layanan kereta api langsung.

Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menggunakan transportasi darat dari Kudus menuju stasiun di Semarang sebelum melanjutkan perjalanan dengan kereta api.

Arie mengatakan rencana tersebut masih dalam proses pengurusan perizinan.

KAI berharap layanan shuttle dapat mulai beroperasi pada tahun depan.

Dengan demikian, layanan tersebut saat ini masih berupa rencana dan belum dapat digunakan masyarakat.

Jadwal keberangkatan, frekuensi perjalanan, serta tanggal pasti pengoperasian juga belum diumumkan.

Tiket Kereta Bisa Dipesan dari Kudus

Selain menyiapkan shuttle, KAI berencana menyediakan loket pemesanan tiket kereta api di Kudus.

Konsep tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pemesanan tiket sekaligus memperoleh layanan transportasi menuju stasiun kereta api di Semarang dari lokasi yang sama.

“Pembelian tiketnya bisa sekalian di sini. Jadi, layanannya satu pintu bisa dilakukan,” ujar Arie.

Skema satu pintu tersebut akan membuat masyarakat tidak perlu mencari layanan transportasi dan tiket kereta secara terpisah.

Namun, mekanisme teknis pemesanan serta integrasi antara tiket kereta dan layanan shuttle masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

Tarif dan Jumlah Armada Belum Ditentukan

KAI belum menetapkan berapa armada yang akan digunakan untuk layanan shuttle Kudus–Semarang.

Besaran tarif yang harus dibayarkan penumpang juga belum diumumkan.

Menurut Arie, pembahasan mengenai detail pengembangan layanan masih berlangsung, terutama karena program tersebut berkaitan dengan aspek pengembangan usaha yang ditangani oleh kantor pusat KAI.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat masih perlu menunggu pengumuman resmi KAI mengenai tarif, jumlah armada, jadwal keberangkatan, stasiun tujuan, serta mekanisme pembelian tiket.

Terhubung dengan Jaringan Kereta Api Semarang

Jika terealisasi, shuttle tersebut akan memberikan akses transportasi darat dari Kudus menuju jaringan kereta api di Semarang.

Bagi masyarakat Kudus, skema ini dapat menjadi pilihan perjalanan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai stasiun.

KAI sendiri mencatat tingginya aktivitas di sejumlah stasiun Semarang.

Dalam data Semester I 2026, Semarang Tawang dan Semarang Poncol termasuk stasiun dengan aktivitas pelanggan yang tinggi secara nasional.

Di tingkat perencanaan wilayah, jaringan kereta api yang menghubungkan Semarang dan Kudus juga telah lama masuk dalam dokumen perencanaan transportasi Jawa Tengah.

Dokumen pemerintah provinsi mencantumkan koridor regional Semarang–Kudus–Pati–Rembang dan rencana reaktivasi jalur Semarang–Demak–Kudus dalam pengembangan jaringan perkeretaapian.

Rencana shuttle KAI ini berbeda dengan reaktivasi jalur kereta api.

Shuttle merupakan layanan transportasi darat yang menghubungkan Kudus dengan stasiun kereta api yang sudah beroperasi di Semarang, sedangkan reaktivasi rel merupakan pembangunan atau pengaktifan kembali prasarana perkeretaapian.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kudus, rencana tersebut disambut positif.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menilai konektivitas menuju layanan kereta api dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi tersebut.

Untuk saat ini, yang sudah dipastikan adalah rencana penyediaan shuttle, lokasi keberangkatan dari kawasan eks Stasiun Kudus, serta rencana penyediaan layanan pemesanan tiket.

Sementara stasiun tujuan, tarif, jumlah armada, jadwal perjalanan, dan tanggal operasional masih menunggu keputusan lebih lanjut dari KAI.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
shuttle Kudus Semarang kereta api Kudus transportasi Kudus KAI Daop 4 Semarang KAI