Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI Tambah Kapasitas Kereta ke Jakarta

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:44 WIB
KAI menambah rangkaian pada sejumlah perjalanan kereta api mulai 7 September 2026 untuk menyesuaikan kapasitas layanan dengan kebutuhan pelanggan. (Antara)
KAI menambah rangkaian pada sejumlah perjalanan kereta api mulai 7 September 2026 untuk menyesuaikan kapasitas layanan dengan kebutuhan pelanggan. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menambah kapasitas perjalanan kereta api menuju Jakarta pada Selasa (8/9). Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 11.554 tempat duduk melalui 21 perjalanan kereta api tujuan Jakarta. Kapasitas tersebut terdiri atas perjalanan reguler dan tambahan yang disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan penyesuaian kapasitas dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta.

“Untuk tujuan Jakarta, total ada 21 perjalanan dengan 11.554 tempat duduk, yang terdiri dari perjalanan reguler dan tambahan,” kata Mahendro, Selasa (8/9).

Dua perjalanan tambahan yang disiapkan KAI Daop 8 Surabaya adalah KA Tambahan SBI-GMR relasi Surabaya Pasarturi-Gambir dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir.

KA Tambahan SBI-GMR menyediakan 582 tempat duduk. Kereta ini berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB dengan rangkaian tiga kereta eksekutif dan enam kereta ekonomi Stainless Steel New Generation.

Sementara itu, KA Gajayana Tambahan menyediakan 350 tempat duduk. Kereta dengan tujuan Stasiun Gambir tersebut berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dan menggunakan rangkaian tujuh kereta eksekutif.

Selain menambah perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan kapasitas KA Anggrek keberangkatan malam dari Stasiun Surabaya Pasarturi. Kereta tersebut dijadwalkan berangkat pukul 21.15 WIB.

Kapasitas KA Anggrek bertambah 50 tempat duduk, dari sebelumnya 400 menjadi 450 tempat duduk. Penambahan dilakukan dengan memperpanjang rangkaian kereta eksekutif dari delapan menjadi sembilan kereta.

“Rangkaian kereta eksekutif ditambah dari delapan menjadi sembilan kereta sehingga kapasitas meningkat 50 tempat duduk menjadi 450 tempat duduk,” ujar Mahendro.

Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 41 perjalanan kereta api pada Selasa (8/9), dengan total kapasitas mencapai 23.384 tempat duduk.

Penambahan perjalanan dan kapasitas tersebut menjadi bagian dari respons KAI terhadap kebutuhan transportasi masyarakat di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta, ketersediaan layanan tambahan ini dapat menjadi salah satu pilihan transportasi yang dapat dimanfaatkan.

KAI Daop 8 menyatakan akan terus mengevaluasi kebutuhan perjalanan masyarakat. Penyesuaian kapasitas angkutan dapat kembali dilakukan apabila diperlukan dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat dan menyesuaikan kapasitas angkutan apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” kata Mahendro.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Kereta Api Jakarta KA Anggrek KA Tambahan Surabaya Jakarta Erupsi Gunung Anak Krakatau kai daop 8 surabaya