RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai menyiapkan pengembangan layanan kereta rel listrik (KRL) menuju Sukabumi, Jawa Barat. Tahap awal rencana tersebut diarahkan melalui elektrifikasi jalur hingga Stasiun Cigombong, Kabupaten Bogor.
Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan kereta komuter di wilayah selatan Bogor. Namun, perjalanan KRL hingga Sukabumi belum akan dilakukan sekaligus karena pelaksanaannya menunggu kesiapan infrastruktur perkeretaapian.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan jaringan tersebut memang diarahkan untuk menjangkau Sukabumi.
“Dalam program besarnya nanti KRL akan sampai ke Sukabumi,” kata Bobby seusai penandatanganan nota kesepahaman bersama Pemerintah Kota Bogor di Stasiun Bogor, Senin (7/9).
Menurut Bobby, pengembangan dilakukan secara bertahap. Infrastruktur jalur menjadi salah satu faktor yang harus disiapkan sebelum elektrifikasi dan pengoperasian layanan dapat diperluas.
Salah satu pekerjaan yang menjadi tahapan awal adalah pembangunan jalur ganda menuju kawasan Cicurug dan Cigombong. Setelah tahap tersebut berjalan, elektrifikasi jalur hingga Stasiun Cigombong disiapkan melalui program Kementerian Perhubungan.
“Satu per satu dulu, sampai ke Cigombong, baru kemudian dilanjutkan,” ujarnya.
KAI belum menyampaikan kapan elektrifikasi jalur hingga Cigombong mulai dikerjakan maupun kapan layanan KRL dapat beroperasi di jalur tersebut. Dengan demikian, rencana menuju Sukabumi saat ini masih berada dalam tahapan pengembangan infrastruktur secara bertahap.
Pengembangan jaringan kereta ini dilakukan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat di Bogor dan wilayah sekitarnya. Stasiun Bogor kini melayani sekitar 130 ribu penumpang KRL setiap hari.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 100 ribu penumpang per hari. Pertumbuhan pengguna tersebut turut mendorong KAI meningkatkan kapasitas pelayanan di Stasiun Bogor.
Salah satu peningkatan dilakukan melalui pemanjangan peron 6, 7, dan 8. Penataan tersebut memungkinkan stasiun melayani rangkaian KRL dengan formasi hingga 12 kereta.
Kapasitas angkut di stasiun tersebut disebut meningkat sekitar 30 persen dibandingkan sebelumnya. KAI juga masih melanjutkan pemasangan kanopi pada peron 4 dan 5 untuk memberikan perlindungan kepada penumpang dari hujan.
Dengan pengembangan yang dilakukan secara bertahap, Cigombong menjadi salah satu titik penting dalam rencana perluasan layanan KRL ke arah selatan Bogor. Setelah infrastruktur dan elektrifikasi siap, pengembangan jaringan tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung rencana layanan hingga Sukabumi.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara