Erupsi Gunung Anak Krakatau, 35.446 Penumpang Kereta Api Berangkat dari Daop 1 Jakarta

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:46 WIB
KAI menambah tiga perjalanan dan meningkatkan kapasitas dua kereta reguler untuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas masyarakat. (Antara)
KAI menambah tiga perjalanan dan meningkatkan kapasitas dua kereta reguler untuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas masyarakat. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - Sebanyak 35.446 penumpang tercatat berangkat menggunakan kereta api dari sejumlah stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta hingga Minggu (6/9) pukul 15.30 WIB. Jumlah tersebut meningkat 16 persen dibandingkan dengan volume penumpang pada Minggu sebelumnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, jumlah penumpang tersebut masih merupakan data sementara. Pada Minggu, 30 Agustus 2026, KAI Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 30.556 penumpang berangkat menggunakan kereta api.

Artinya, terdapat penambahan 4.890 pelanggan dalam periode yang sama. Kenaikan volume penumpang tersebut terjadi ketika aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian.

“Dengan demikian, hingga pukul 15.30 WIB telah terjadi penambahan sebanyak 4.890 pelanggan atau meningkat 16 persen dibandingkan hari Minggu sebelumnya,” kata Franoto.

Jumlah Penumpang Masih Bisa Bertambah

Angka 35.446 penumpang belum menjadi jumlah akhir. Menurut Franoto, masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang belum diberangkatkan hingga sore hari.

Operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB. Karena itu, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api pada Minggu tersebut masih berpotensi mengalami penambahan.

KAI Daop 1 Jakarta juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penumpang.

KAI Imbau Penumpang Waspadai Abu Vulkanik

Di tengah potensi penyebaran abu vulkanik, KAI mengimbau penumpang untuk meningkatkan perlindungan diri selama berada di stasiun maupun ketika melakukan perjalanan.

Penumpang disarankan menggunakan masker berstandar N95 atau KF94 dan mengenakan kacamata pelindung. Barang bawaan, termasuk makanan dan minuman, juga dianjurkan ditutup rapat untuk mengurangi risiko terpapar abu vulkanik.

Selain itu, penumpang diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas KAI, baik saat berada di stasiun maupun selama perjalanan.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI Daop 1 Jakarta untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan seiring dengan pemantauan terhadap kondisi yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta, informasi resmi dari KAI dan arahan petugas perlu menjadi rujukan selama melakukan perjalanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Gunung Anak Krakatau Erupsi Gunung Anak Krakatau kai daop 1 jakarta penumpang kereta api Abu Vulkanik