RADAR BANYUWANGI - LRT Jabodebek memastikan seluruh perjalanan masih berjalan normal di tengah sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Operator kereta ringan itu terus memantau kondisi jalur, sarana, prasarana, persinyalan, hingga jarak pandang untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan menyusul adanya sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah.
“LRT Jabodebek terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Sejauh ini, kondisi tersebut belum berdampak terhadap operasional LRT Jabodebek dan perjalanan tetap berjalan normal,” ujar Radhitya, Minggu (6/9).
Petugas Pantau Kondisi Perjalanan
Pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap sarana dan prasarana, tetapi juga terhadap kondisi perjalanan secara langsung. Salah satu aspek yang diperhatikan adalah jarak pandang selama kereta beroperasi.
LRT Jabodebek menggunakan sistem Grade of Automation (GoA) Level 3 yang memungkinkan perjalanan kereta berlangsung secara otomatis. Kendati demikian, sistem otomatis tersebut tetap didukung oleh pemantauan petugas.
Train attendant yang berada di dalam rangkaian turut mengawasi perjalanan dan kondisi di lapangan. Apabila ditemukan perubahan situasi yang membutuhkan penanganan, petugas dapat segera melakukan koordinasi.
“Teknologi otomatis dalam operasional LRT Jabodebek tetap didukung oleh SDM yang kompeten. Petugas train attendant secara sigap memantau perjalanan dan kondisi di lapangan, sehingga apabila terdapat perubahan kondisi yang memerlukan penanganan, dapat segera dikoordinasikan,” kata Radhitya.
Sistem Penggerak LRT Dilengkapi Pelindung
Dari sisi sistem penggerak, LRT Jabodebek menggunakan third rail. Bagian atas sistem tersebut dilengkapi pelindung atau cover sebagai proteksi awal terhadap benda asing yang berpotensi mengenai komponen penggerak.
Selain itu, pemantauan terhadap persinyalan, sarana, prasarana, dan kondisi operasional tetap dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan manajemen keselamatan dalam operasional LRT Jabodebek.
“Dalam menghadapi kondisi seperti ini, LRT Jabodebek menerapkan sistem manajemen keselamatan dalam setiap operasional. Pemantauan dan koordinasi terus dilakukan agar perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman,” ujar Radhitya.
Pengguna Diminta Tetap Tenang
LRT Jabodebek mengimbau pengguna layanan untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan kondisi operasional melalui kanal komunikasi resmi.
Apabila kondisi di lapangan memerlukan perubahan atau penyesuaian perjalanan, informasi tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi LRT Jabodebek.
Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan sebagai langkah untuk menjaga kesehatan di tengah adanya sebaran abu vulkanik.
Untuk sementara, LRT Jabodebek menyatakan perjalanan masih berlangsung normal. Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dapat segera direspons apabila berpengaruh terhadap operasional.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara