Erupsi Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan Kereta, Ini Rute dan Jam Keberangkatan yang Disiapkan

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:37 WIB
KAI menambah tiga perjalanan dan meningkatkan kapasitas dua kereta reguler untuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas masyarakat. (Antara)
KAI menambah tiga perjalanan dan meningkatkan kapasitas dua kereta reguler untuk mengantisipasi kebutuhan mobilitas masyarakat. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah tiga perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan kapasitas penumpang pada dua kereta reguler. Penyesuaian layanan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat di tengah kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Tiga perjalanan tambahan tersebut melayani rute menuju Jakarta. Sementara itu, kapasitas KA Anggrek dan KA Gumarang dari Surabaya juga ditambah untuk memberikan pilihan mobilitas yang lebih besar kepada masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penyesuaian layanan dilakukan berdasarkan pemantauan terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat dan kondisi operasional di lapangan.

“KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,” ujar Anne, Minggu (6/9).

Adapun tiga perjalanan kereta api tambahan yang dioperasikan KAI adalah sebagai berikut:

Selain menambah perjalanan, KAI meningkatkan kapasitas penumpang pada dua kereta api reguler, yakni KA Anggrek dengan relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir dan KA Gumarang yang melayani relasi Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen.

Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah KAI menghadapi potensi peningkatan kebutuhan angkutan penumpang. Kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam kesiapan layanan.

KAI menyatakan pemantauan terhadap perkembangan situasi terus dilakukan melalui koordinasi terkait kondisi di lapangan. Tujuannya agar operasional perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman dan terkendali.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian, KAI mengimbau calon penumpang memeriksa informasi perjalanan terbaru sebelum menuju stasiun. Informasi mengenai jadwal dan layanan dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal informasi resmi lainnya.

KAI juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan seiring adanya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penggunaan masker dapat dipertimbangkan apabila diperlukan, terutama bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap paparan abu vulkanik atau kualitas udara di wilayah terdampak.

Selain itu, pelanggan diminta datang lebih awal ke stasiun dan mengikuti arahan petugas. Langkah sederhana tersebut diperlukan agar proses keberangkatan berlangsung tertib sekaligus mendukung kenyamanan perjalanan.

“KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung dengan aman dan nyaman,” pungkas Anne.

Bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api, informasi terbaru sebaiknya menjadi acuan utama sebelum berangkat. Perubahan kondisi di lapangan maupun penyesuaian operasional dapat dipantau melalui kanal resmi KAI.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Gunung Anak Krakatau Transportasi Penumpang kereta api indonesia KAI kereta tambahan