Bandara Soekarno-Hatta Ditutup, KAI Tambah Kereta ke Jakarta, Ini Jadwalnya

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:26 WIB
Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang menopang mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari-Agustus 2026, layanan KAI Group mencatat 351,6 juta pelanggan, meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Antara)
Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang menopang mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari-Agustus 2026, layanan KAI Group mencatat 351,6 juta pelanggan, meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada pilihan perjalanan masyarakat menuju Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyiapkan dua perjalanan kereta api tambahan sebagai alternatif transportasi darat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat setelah operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara pada Minggu (6/9).

Bagi masyarakat yang memiliki agenda perjalanan menuju Jakarta dan sekitarnya, berikut dua perjalanan tambahan yang disiapkan KAI Daop 6 Yogyakarta.

Dua kereta tambahan menuju Jakarta

KA Tambahan Yogyakarta-Gambir dijadwalkan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB. Kereta ini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.

Sementara itu, KA Tambahan Malang-Gambir berangkat dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB. Kereta tersebut dijadwalkan tiba di Stasiun Yogyakarta pada pukul 02.32 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir pada pukul 02.37 WIB.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan penambahan perjalanan tersebut merupakan bentuk kesiapan KAI menyediakan alternatif transportasi ketika moda udara mengalami gangguan.

“KAI Daop 6 berupaya hadir memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta. Kami menyiapkan perjalanan kereta api tambahan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat,” ujar Feni, Minggu (6/9).

Bandara ditutup sementara karena abu vulkanik

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sebelumnya menetapkan penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/9).

Penutupan berlangsung mulai pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB sebagai langkah antisipasi terhadap bahaya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi penerbangan.

Situasi tersebut membuat masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menuju Jakarta perlu memperhatikan perkembangan kondisi transportasi dan memastikan kembali jadwal perjalanan sebelum berangkat.

Bagi masyarakat Banyuwangi yang memiliki perjalanan menuju Jakarta, kondisi transportasi di wilayah tujuan juga penting diperhatikan, terutama apabila perjalanan melibatkan penerbangan lanjutan atau koneksi dengan moda transportasi lain.

Penumpang diminta tetap menjaga kesehatan

Selain mengantisipasi kebutuhan perjalanan, KAI Daop 6 Yogyakarta mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan dan keselamatan, khususnya penumpang yang berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.

"Seiring dengan situasi tersebut, KAI Daop 6 turut mengimbau para penumpang yang beraktivitas di wilayah terdampak sebaran abu untuk tetap memprioritaskan protokol kesehatan dan keselamatan," kata Feni.

Penumpang disarankan menggunakan masker dan pelindung mata serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Barang bawaan, makanan, dan minuman juga perlu disimpan dalam wadah yang tertutup rapat untuk mengurangi paparan abu.

Jika mengalami keluhan kesehatan, seperti sesak napas atau iritasi, penumpang diminta segera meminta bantuan kepada petugas di stasiun maupun di dalam kereta.

“Apabila mengalami keluhan kesehatan seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau segera menghubungi petugas di stasiun maupun di atas kereta untuk mendapatkan bantuan medis,” ujar Feni.

Cek informasi perjalanan sebelum berangkat

Masyarakat yang akan bepergian disarankan memperbarui informasi perjalanan sebelum menuju stasiun. Perubahan situasi transportasi dapat memengaruhi kebutuhan perjalanan, sehingga penumpang perlu memastikan jadwal dan informasi terbaru melalui kanal resmi KAI.

Informasi perjalanan dan pemesanan tiket dapat dilakukan melalui Contact Center KAI 121 serta media sosial resmi KAI.

Dengan adanya dua perjalanan tambahan tersebut, masyarakat memiliki alternatif transportasi darat menuju Jakarta di tengah gangguan sementara pada layanan penerbangan. Penumpang tetap perlu mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi terbaru selama kondisi sebaran abu vulkanik berlangsung.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Bandara Soekarno-Hatta Gunung Anak Krakatau kereta tambahan Jakarta Abu Vulkanik KAI Daop 6 Yogyakarta