RADAR BANYUWANGI - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah menjadi perhatian pengguna kereta api. Namun, bagi masyarakat Banyuwangi yang hendak bepergian ke Jakarta, perjalanan KA Blambangan Ekspres hingga Minggu (6/9) masih berjalan normal.
KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi–Pasarsenen pergi-pulang tetap melayani perjalanan sesuai kondisi operasional yang berlaku. Tidak hanya itu, KA Pandalungan 1 dan 2 relasi Jember–Gambir pergi-pulang juga masih beroperasi normal.
KAI Daop 9 Jember memastikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sejauh ini belum berdampak terhadap perjalanan ketiga kereta api tersebut.
Perjalanan KA Banyuwangi-Jakarta Masih Normal
Bagi penumpang yang telah memiliki rencana perjalanan dari Banyuwangi menuju Jakarta menggunakan KA Blambangan Ekspres, kondisi perjalanan hingga Minggu (6/9) masih aman.
KAI Daop 9 Jember terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus memantau kondisi jalur dan perjalanan kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan keselamatan pelanggan menjadi pertimbangan utama dalam operasional perjalanan kereta api.
“Sampai saat ini perjalanan KA Pandalungan 1 dan 2, serta KA Blambangan Ekspres yang menghubungkan wilayah Daop 9 Jember dengan Jakarta berjalan normal dan tidak terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Keselamatan pelanggan dan perjalanan KA tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Cahyo.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Banyuwangi tidak perlu melakukan perubahan rencana perjalanan hanya karena adanya informasi mengenai aktivitas erupsi, selama belum ada pemberitahuan resmi mengenai perubahan operasional.
KAI Tetap Pantau Kondisi di Lapangan
Aktivitas gunung api dapat berkembang dan kondisi perjalanan kereta api juga dapat berubah apabila situasi di lapangan memengaruhi keselamatan operasional.
Karena itu, KAI Daop 9 Jember melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unit terkait. Jika terjadi perubahan kondisi yang berdampak terhadap perjalanan KA, penanganan akan dilakukan berdasarkan prosedur keselamatan serta kondisi aktual di lapangan.
Artinya, status perjalanan yang normal saat ini tetap dapat berubah apabila terdapat perkembangan yang berpengaruh terhadap operasional. KAI menyatakan informasi perubahan perjalanan akan disampaikan kepada pelanggan melalui kanal resmi.
Penumpang Diminta Ikuti Informasi Resmi KAI
Penumpang yang akan menggunakan KA Blambangan Ekspres maupun kereta api lainnya diimbau tetap memperhatikan pengumuman dan arahan petugas, baik ketika berada di stasiun maupun selama perjalanan.
Cahyo juga meminta pelanggan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti pembaruan dari kanal resmi KAI.
“Kami mengimbau pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi KAI dan arahan petugas. Jika terdapat perubahan perjalanan, informasi akan disampaikan melalui kanal resmi KAI,” tambah Cahyo.
Bagi masyarakat Banyuwangi, informasi tersebut menjadi penting karena KA Blambangan Ekspres merupakan salah satu layanan kereta api yang menghubungkan wilayah paling timur Pulau Jawa dengan Jakarta.
Hingga Minggu (6/9), perjalanan KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi–Pasarsenen dan KA Pandalungan relasi Jember–Gambir masih berlangsung normal.
KAI Daop 9 Jember akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi perjalanan kereta api. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.
Editor : Lugas Rumpakaadi