RADAR BANYUWANGI - Jumlah masyarakat yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengalami peningkatan sepanjang Agustus 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 1.142.683 pelanggan yang naik dan turun selama periode tersebut.
Angka itu meningkat sekitar 17 persen dibandingkan dengan Agustus 2025 yang mencatat 980.741 pelanggan. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya penggunaan kereta api sebagai pilihan mobilitas masyarakat di wilayah layanan KAI Daop 8 Surabaya.
Di tengah pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut, KAI menjadikan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 sebagai momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan. Tahun ini, KAI Daop 8 mengusung semangat “Semakin Melayani” dengan menyapa pelanggan secara langsung di stasiun.
Jajaran KAI Daop 8 menyambut pelanggan, berinteraksi langsung, serta membagikan suvenir sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi perusahaan untuk mendekatkan diri kepada pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pelanggan memiliki peran penting dalam perjalanan perusahaan. Karena itu, meningkatnya jumlah pengguna kereta api menjadi dorongan bagi KAI untuk terus memperbaiki pelayanan.
“Bagi KAI, pelanggan merupakan bagian penting dalam perjalanan perusahaan. Setiap perjalanan yang kami layani menjadi amanah untuk terus memberikan pelayanan yang semakin baik,” ujarnya, Jumat (4/9).
Menurut Mahendro, semangat “Semakin Melayani” diterapkan dengan berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, mudah, dan humanis.
Pertumbuhan jumlah pelanggan juga menjadi indikator yang mendorong KAI Daop 8 Surabaya untuk menjaga kesiapan operasional. Pelayanan tidak hanya berkaitan dengan perjalanan kereta api, tetapi mencakup pengalaman pelanggan sejak berada di stasiun hingga tiba di tujuan.
Pelayanan di stasiun terus diperkuat
Untuk mendukung kebutuhan pelanggan, KAI Daop 8 Suravaya memastikan berbagai unsur pelayanan tetap siap. Hal tersebut meliputi sarana dan prasarana, keamanan, keselamatan perjalanan, pelayanan di stasiun, serta kesiapan petugas di garis depan.
Petugas memiliki peran penting dalam membantu pelanggan memperoleh informasi perjalanan, mendukung kelancaran proses boarding, serta menangani kebutuhan penumpang selama berada di stasiun maupun ketika perjalanan berlangsung.
Pendekatan langsung kepada pelanggan juga menjadi bagian dari upaya KAI untuk memahami kebutuhan masyarakat. Masukan yang diterima dari pelanggan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan perbaikan pelayanan berikutnya.
“Kami tidak hanya ingin melayani pelanggan, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan. Karena itu, masukan dan kebutuhan pelanggan terus menjadi perhatian kami dalam melakukan berbagai peningkatan layanan,” ujar Mahendro.
Bagi masyarakat yang menggunakan kereta api untuk perjalanan antarkota, termasuk mereka yang beraktivitas melalui jaringan layanan Daop 8 Surabaya, kualitas pelayanan di stasiun dan selama perjalanan menjadi bagian penting dari pengalaman mobilitas.
Karena itu, kenaikan jumlah pelanggan juga diikuti oleh tuntutan agar pelayanan tetap konsisten ketika volume pengguna meningkat. KAI Daop 8 Surabaya menyatakan kesiapan petugas, keselamatan perjalanan, serta kemudahan memperoleh informasi menjadi bagian yang terus diperhatikan.
Harpelnas menjadi ruang apresiasi pelanggan
Peringatan Harpelnas 2026 tidak hanya dilakukan oleh KAI Daop 8. KAI Daop 6 Yogyakarta juga memberikan apresiasi kepada pelanggan dengan membagikan cokelat, bunga mawar, dan merchandise dalam sejumlah perjalanan, di antaranya KA Lodaya dan KA Sancaka.
Kegiatan Daop 6 Yogyakarta mengusung tema “Senyum Pelanggan, Senyum Ku Juga”. Jajaran KAI menyapa penumpang secara langsung dan memberikan apresiasi khusus kepada pelanggan yang berulang tahun pada 4 September, bertepatan dengan Harpelnas.
Dari sisi pelayanan, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat Customer Satisfaction Index (CSI) 2026 sebesar 4,76 dari skala 5 untuk kategori kereta terbersih. Sementara itu, KA Taksaka memperoleh skor kepuasan pelanggan 4,99 dari skala 5 untuk kategori kereta api eksekutif di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Data tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelayanan KAI secara keseluruhan. Namun, capaian kepuasan pelanggan juga dipandang sebagai dorongan untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada KAI. Kepercayaan tersebut menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” kata Mahendro.
Bagi KAI Daop 8 Surabaya, meningkatnya jumlah pelanggan sepanjang Agustus 2026 bukan hanya angka statistik. Pertumbuhan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten, aman, dan mudah diakses.
Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 pun diarahkan untuk memperkuat hubungan antara KAI dan pelanggan. Semangat “Semakin Melayani” diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.
“Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026. Mari terus melangkah bersama KAI dengan semangat Semakin Melayani,” pungkas Mahendro.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara