Tak Perlu Keluar Kota, 5 Destinasi Banyuwangi Ini Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 14:56 WIB
Panorama Kawah Ijen menjadi salah satu pilihan wisata bagi warga Banyuwangi yang ingin menikmati akhir pekan tanpa harus bepergian ke luar daerah. (Pexels/Iwak Mangar)
Panorama Kawah Ijen menjadi salah satu pilihan wisata bagi warga Banyuwangi yang ingin menikmati akhir pekan tanpa harus bepergian ke luar daerah. (Pexels/Iwak Mangar)

RADAR BANYUWANGI - Akhir pekan tidak selalu harus diisi dengan perjalanan ke luar daerah. Bagi warga Banyuwangi, pilihan wisata dari kawasan pegunungan hingga pesisir tersedia dalam satu wilayah, sehingga liburan singkat tetap bisa menghadirkan pengalaman yang berbeda.

Banyuwangi memiliki bentang alam yang cukup lengkap. Wisatawan dapat memilih untuk menikmati udara pegunungan, menjelajahi kawasan hutan, melihat kehidupan satwa, menikmati pemandangan bawah laut, hingga menunggu matahari terbenam di tepi pantai.

Potensi tersebut bahkan mendapat perhatian dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Ia menilai Banyuwangi memiliki kekayaan wisata yang besar, termasuk sejumlah destinasi yang sudah dikenal luas dan tempat-tempat baru yang menarik perhatian wisatawan.

“Potensinya Banyuwangi luar biasa. Ada Kawah Ijen, terus spot wisata banyak banget yang baru, juga banyak banget yang viral,” ujar Gibran.

Bagi warga Banyuwangi yang ingin menghabiskan akhir pekan tanpa perjalanan ke luar kota, lima destinasi berikut dapat menjadi pilihan sesuai pengalaman yang ingin dicari.

Kawah Ijen untuk Menikmati Suasana Pegunungan

Kawah Ijen menjadi salah satu destinasi yang paling dikenal di Banyuwangi. Berada di kawasan pegunungan, tempat ini menawarkan lanskap alam yang berbeda dari kawasan pesisir yang juga menjadi bagian dari wajah pariwisata Banyuwangi.

Daya tarik utamanya adalah danau kawah berwarna hijau toska. Wisatawan yang melakukan pendakian pada dini hari juga berkesempatan menyaksikan fenomena blue fire atau api biru.

"Banyak dikunjungi warga negara asing. Bahkan trending juga di kalangan turis Tiongkok," ungkap Aldi, salah satu guide lokal Banyuwangi.

Ketika matahari mulai terbit, pemandangan berubah. Lanskap pegunungan di sekitar kawah dapat dinikmati sebelum wisatawan menyelesaikan perjalanan.

Bagi yang mencari suasana alam dan ingin mengawali akhir pekan dengan aktivitas di kawasan pegunungan, Kawah Ijen menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.

Alas Purwo untuk Menjelajah Alam dan Mengamati Satwa

Berbeda dengan suasana Pegunungan Ijen, Taman Nasional Alas Purwo menawarkan pengalaman menjelajahi kawasan alam yang lebih luas.

Salah satu lokasi yang dapat dikunjungi adalah Savana Sadengan. Dari menara pengamatan, wisatawan berkesempatan melihat banteng Jawa, rusa, dan merak yang berada di kawasan savana.

Perjalanan tidak harus berhenti di Sadengan. Wisatawan dapat melanjutkan kunjungan ke sejumlah destinasi lain di kawasan Alas Purwo, termasuk Pantai Pancur hingga Pantai Plengkung atau G-Land.

Pilihan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan pengalaman menikmati bentang alam dengan kesempatan melihat satwa di habitatnya.

Bangsring Underwater untuk Menikmati Wisata Bahari

Bagi yang lebih menyukai laut, Bangsring Underwater menawarkan pengalaman yang berbeda. Destinasi di kawasan pesisir ini menghadirkan suasana Selat Bali sekaligus pengalaman wisata yang berbasis konservasi laut.

Snorkeling menjadi salah satu aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan untuk menikmati pemandangan bawah laut. Kawasan tersebut juga memiliki rumah apung yang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

Di sekitar rumah apung, wisatawan dapat melihat ikan dan hiu. Pengalaman tersebut membuat Bangsring Underwater dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan aktivitas wisata bahari.

De Djawatan Benculuk untuk Mencari Suasana Teduh

Tidak semua perjalanan akhir pekan harus berujung di gunung atau pantai. Banyuwangi juga memiliki destinasi dengan suasana hutan yang khas, salah satunya adalah De Djawatan Benculuk.

Kawasan ini dikenal dengan deretan pohon trembesi berukuran besar. Pepohonan yang tumbuh rimbun menciptakan suasana teduh sekaligus memberikan karakter visual yang kuat.

Bentuk pohon-pohon tersebut membuat De Djawatan memiliki nuansa seperti hutan dalam cerita fantasi. Pengunjung dapat menikmati suasana kawasan sekaligus mengabadikan momen dengan latar pepohonan trembesi.

Bagi wisatawan yang mencari tempat untuk bersantai sambil menikmati suasana hijau, De Djawatan dapat menjadi alternatif selain destinasi pantai dan pegunungan.

Pantai Pulau Merah untuk Menutup Hari

Setelah menjelajahi kawasan alam, pilihan lain untuk mengisi waktu akhir pekan adalah menikmati sore di Pantai Pulau Merah.

Destinasi yang berada di Banyuwangi Selatan ini memiliki garis pantai yang luas, hamparan pasir, serta bukit hijau yang menjadi salah satu ciri panoramanya.

Wisatawan dapat bersantai di tepi pantai maupun mencoba berselancar. Menjelang sore, perhatian pengunjung dapat beralih pada panorama matahari terbenam yang menjadi salah satu daya tarik Pantai Pulau Merah ketika kondisi cuaca mendukung.

Dengan suasana tersebut, Pantai Pulau Merah dapat menjadi pilihan bagi warga yang ingin mengakhiri perjalanan akhir pekan dengan menikmati suasana pesisir.

Satu Daerah, Banyak Pilihan Liburan

Lima destinasi tersebut memperlihatkan bagaimana Banyuwangi menawarkan pengalaman wisata yang beragam dalam satu daerah. Wisatawan tidak harus menentukan perjalanan berdasarkan jarak antarkota, tetapi dapat memilih berdasarkan jenis pengalaman yang ingin dinikmati.

Kawah Ijen menawarkan suasana pegunungan dan fenomena alam. Alas Purwo menghadirkan bentang alam sekaligus kesempatan mengamati satwa. Bangsring Underwater membawa wisatawan menikmati kawasan pesisir dan pemandangan bawah laut.

Sementara itu, De Djawatan menawarkan kesejukan kawasan hutan dan karakter pepohonan trembesi yang khas. Pantai Pulau Merah menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati laut, aktivitas berselancar, hingga suasana matahari terbenam.

Keragaman tersebut membuat warga Banyuwangi memiliki alasan untuk menjadikan daerahnya sendiri sebagai pilihan berlibur. Perjalanan yang lebih dekat juga memungkinkan waktu akhir pekan digunakan tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan antardaerah.

Hal itu dirasakan Desila, warga asli Banyuwangi. Menurutnya, pilihan destinasi yang tersedia membuat berlibur di daerah sendiri menjadi pilihan yang praktis.

“Ngapain ke luar kota kalau Banyuwangi sudah lengkap? Mau gunung, pantai, sampai hutan adem, semua ada. Liburan di kota sendiri itu paling pas hemat ongkos, hemat waktu, dan indahnya enggak kalah sama luar daerah,” ujar Desila.

Bagi warga yang hanya memiliki waktu libur terbatas, beragamnya pilihan tersebut membuat akhir pekan di Banyuwangi tetap dapat diisi dengan pengalaman yang berbeda. Tidak perlu selalu mencari destinasi jauh, karena gunung, hutan, wisata bahari, dan pantai sudah tersedia di daerah sendiri.

Editor : Lugas Rumpakaadi
wisata banyuwangi