Long Weekend Bikin Raung Sesak, 359 Pendaki Padati Jalur Wonorejo

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:30 WIB
MENCAPAI PUNCAK: Momen pendaki di puncak sejati Gunung Raung pada Rabu (26/8). (EKO for Radar Banyuwangi)
MENCAPAI PUNCAK: Momen pendaki di puncak sejati Gunung Raung pada Rabu (26/8). (EKO for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Gunung Raung kembali menjadi magnet para pencinta alam setelah jalur pendakian resmi dibuka pascaerupsi. Dalam lima hari terakhir, 359 pendaki tercatat menapaki jalur menuju puncak gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut melalui kawasan Kalibaru.

Lonjakan pendaki tak hanya terjadi saat libur akhir pekan. Momentum Hari Kemerdekaan RI hingga libur Maulid Nabi Muhammad membuat jalur pendakian di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, dipadati rombongan dari berbagai daerah.

Petugas Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Eko Wahyudianto, mengatakan aktivitas pendakian meningkat tajam sejak jalur kembali dibuka. Khusus periode 10–19 Agustus, sebanyak 170 pendaki tercatat melakukan perjalanan menuju puncak.

“Pada momen Hari Kemerdekaan rentang tanggal 10 sampai 19 Agustus lalu tercatat ada 170 pendaki yang melakukan pendakian menuju puncak Gunung Raung,” ungkap Eko, Rabu (27/8).

Arus pendaki kemudian semakin deras ketika akhir pekan bertepatan dengan libur Maulid Nabi Muhammad. Dalam kurun lima hari saja, jumlah pendaki yang masuk melalui empat base camp resmi di kawasan Wonorejo mencapai 359 orang.

“Saat long weekend memang jauh lebih ramai. Mulai perayaan kemerdekaan sampai pekan ini, teman-teman guide dan porter bahkan sampai tidak ada liburnya,” beber Eko.

Padatnya jadwal pendakian ikut membuat para pemandu dan porter harus mengatur waktu istirahat. Rata-rata mereka hanya memiliki waktu sekitar sehari untuk memulihkan tenaga sebelum kembali mendampingi rombongan menuju kawasan puncak.

Guide juga harus bergantian untuk kembali muncak,” ujarnya.

Fenomena ramainya pendakian Gunung Raung sebenarnya sudah terlihat sebelum jalur resmi dibuka kembali. Eko menyebut banyak pendaki telah melakukan booking jauh-jauh hari karena antusiasme untuk kembali menjajal jalur pendakian Raung cukup tinggi.

“Sebelum pembukaan diumumkan, antrean booking sudah cukup panjang dari berbagai wilayah,” imbuhnya.

Data ratusan pendaki tersebut merupakan akumulasi dari empat base camp resmi yang berada di kawasan Dusun Wonorejo. Bagi para pengelola dan pemandu lokal, tingginya kunjungan sekaligus menunjukkan bahwa Gunung Raung kembali menjadi salah satu tujuan favorit pendaki setelah aktivitas pendakian sempat terhenti akibat erupsi. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
pendaki Gunung Raung jalur pendakian Raung pendakian Kalibaru Dusun Wonorejo gunung raung