RADAR BANYUWANGI - Sebanyak 124.693 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang selama libur panjang 21-25 Agustus 2026.
Periode tersebut bertepatan dengan Hari Libur Nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah tersebut terdiri atas 61.566 pelanggan yang berangkat dan 63.127 pelanggan yang tiba di berbagai stasiun dalam wilayah Daop 4 Semarang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya pergerakan pelanggan menunjukkan kereta api tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan selama masa libur panjang.
“Data sementara hingga 22 Agustus pukul 08.00 WIB menunjukkan pergerakan pelanggan di wilayah Daop 4 Semarang relatif seimbang antara pelanggan yang berangkat dan pelanggan yang tiba. Kereta api tetap menjadi salah satu moda transportasi yang diandalkan masyarakat untuk mendukung mobilitas selama periode libur panjang, baik untuk perjalanan wisata, mengunjungi keluarga, maupun aktivitas lainnya,” ujar Luqman.
Untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 33 perjalanan kereta api selama 21–25 Agustus 2026.
Selain itu, sebanyak 73 perjalanan kereta api tercatat melintas di wilayah operasional Daop 4 Semarang.
KAI menyediakan 86.920 tempat duduk selama periode tersebut, dengan rata-rata 17.384 tempat duduk setiap hari.
Jumlah kapasitas itu disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga kelancaran perjalanan selama masa libur panjang.
Stasiun Semarang Tawang menjadi lokasi dengan pergerakan pelanggan tertinggi.
Stasiun tersebut mencatat 46.680 pelanggan, terdiri atas 23.205 pelanggan berangkat dan 23.475 pelanggan tiba.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol dengan 27.448 pelanggan, yang terdiri atas 13.684 pelanggan berangkat dan 13.764 pelanggan tiba.
Kemudian Stasiun Tegal mencatat 14.191 pelanggan, Stasiun Pekalongan 10.505 pelanggan, serta Stasiun Ngrombo sebanyak 6.014 pelanggan.
Secara keseluruhan, Semarang Tawang dan Semarang Poncol mencatat 74.128 pelanggan atau sekitar 59,4 persen dari total pergerakan pelanggan di wilayah Daop 4 Semarang.
Angka tersebut menunjukkan besarnya peran kedua stasiun sebagai simpul utama konektivitas perjalanan kereta api di wilayah operasional tersebut.
Beragam Kereta Api Jadi Pilihan Pelanggan
Selama libur panjang, masyarakat memanfaatkan berbagai jenis layanan kereta api, mulai dari kereta lokal dan aglomerasi hingga kereta antarkota untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.
Sejumlah layanan yang menjadi pilihan pelanggan antara lain Kaligung, Ambarawa Ekspres, Kamandaka, Airlangga, Joglosemarkerto, Kedung Sepur, Menoreh, Argo Merbabu, Harina, dan Argo Sindoro.
Keragaman pilihan tersebut menunjukkan kebutuhan perjalanan pelanggan yang cukup luas, baik untuk mobilitas di wilayah Jawa Tengah maupun perjalanan antarkota menuju sejumlah wilayah di Pulau Jawa.
KAI Perkuat Kesiapan Operasional
Menghadapi tingginya aktivitas perjalanan, KAI Daop 4 Semarang terus memantau volume pelanggan dan kesiapan operasional.
Pemantauan dilakukan terhadap sarana dan prasarana, pelayanan di stasiun, serta pengaturan perjalanan agar seluruh layanan berjalan aman, lancar, dan nyaman.
KAI juga mengimbau pelanggan mempersiapkan perjalanan secara matang.
Pelanggan diminta datang lebih awal ke stasiun serta memeriksa kembali jadwal keberangkatan, nama kereta api, dan nomor tempat duduk yang tercantum pada tiket.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan selama masa libur panjang ini. Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta selalu mengikuti arahan petugas dan ketentuan keselamatan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan,” kata Luqman.
Pergerakan lebih dari 124 ribu pelanggan dalam hitungan awal periode libur panjang menunjukkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat melalui moda kereta api.
Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada periode serupa, kesiapan sebelum keberangkatan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung perjalanan tetap tertib dan nyaman.
Editor : Lugas Rumpakaadi