RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat pada rangkaian libur panjang Hari Kemerdekaan 2026.
Sepanjang 14-17 Agustus 2026, KAI melayani 800.651 pelanggan melalui layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal.
Puncak perjalanan terjadi pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pada hari tersebut, sebanyak 216.158 pelanggan tercatat menggunakan layanan KAI.
Angka itu menjadi volume harian tertinggi selama periode long weekend Kemerdekaan.
Pergerakan pelanggan pada empat hari tersebut berlangsung secara dinamis.
KAI mencatat 190.353 pelanggan pada 14 Agustus, kemudian meningkat menjadi 202.327 pelanggan pada 15 Agustus.
Pada 16 Agustus, jumlah perjalanan berada di angka 191.813 pelanggan sebelum mencapai puncak 216.158 pelanggan pada 17 Agustus.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut tingginya volume perjalanan menunjukkan kuatnya mobilitas masyarakat pada momentum libur nasional.
Perjalanan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan wisata, tetapi juga kebutuhan untuk bertemu keluarga maupun kembali ke kota tempat masyarakat beraktivitas.
“Puncak perjalanan terjadi tepat pada 17 Agustus. Di balik angka tersebut ada masyarakat yang bertemu keluarga, menikmati waktu libur, mengunjungi destinasi wisata, dan kembali menuju kota tempat mereka beraktivitas. KAI menjaga setiap perjalanan agar tetap aman, nyaman, dan lancar,” ujar Anne, Selasa (18/8).
Tingginya mobilitas tersebut berlangsung bersamaan dengan program diskon 17 persen bagi kereta api jarak jauh kelas ekonomi komersial untuk keberangkatan pada 17 Agustus 2026.
Sampai program tersebut berakhir, tercatat 31.634 tiket terjual dengan tarif khusus tersebut.
Menurut Anne, respons pelanggan terhadap program diskon menjadi salah satu catatan positif selama momentum libur Kemerdekaan.
Tarif khusus dinilai memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau ketika mobilitas masyarakat sedang berada pada titik tertinggi.
“Respons masyarakat terhadap diskon 17% sangat positif. Kami melihat tarif khusus menjadi pilihan menarik bagi pelanggan untuk merencanakan perjalanan pada Hari Kemerdekaan, bersamaan dengan tingginya mobilitas antarkota pada periode libur,” kata Anne.
Berdasarkan jarak perjalanan, dari total 800.651 pelanggan tersebut, sebanyak 380.775 pelanggan menggunakan layanan perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, 304.176 pelanggan tercatat pada perjalanan jarak menengah dan 115.700 pelanggan pada perjalanan jarak dekat.
Jika ditinjau dari jenis layanan, KA komersial menjadi pilihan terbesar dengan 576.099 pelanggan.
Selanjutnya, KA PSO digunakan oleh 222.619 pelanggan, sedangkan layanan KA perintis mencatat 1.933 pelanggan.
Kepadatan aktivitas juga terlihat dari sejumlah stasiun dengan volume keberangkatan tinggi.
Stasiun Yogyakarta menempati posisi teratas dengan 52.108 pelanggan, disusul Stasiun Pasar Senen sebanyak 52.053 pelanggan dan Stasiun Gambir sebanyak 49.871 pelanggan.
Berikutnya, Stasiun Semarang Tawang mencatat 31.919 pelanggan dan Surabaya Gubeng 29.162 pelanggan.
Pada sisi kedatangan, Yogyakarta kembali menjadi stasiun dengan volume tertinggi, yakni 51.875 pelanggan.
Posisi selanjutnya ditempati Pasar Senen dengan 45.524 pelanggan, Gambir 45.147 pelanggan, Semarang Tawang 34.740 pelanggan, dan Bandung 27.259 pelanggan.
Data tersebut menunjukkan bahwa kota-kota dengan pusat kegiatan ekonomi, pemerintahan, keluarga, serta destinasi wisata tetap menjadi titik penting dalam pergerakan masyarakat selama libur panjang.
Pola perjalanan antarkota juga terlihat pada relasi dengan volume pelanggan terbesar.
Relasi Gambir-Yogyakarta mencatat 10.688 pelanggan, diikuti Yogyakarta-Gambir sebanyak 10.278 pelanggan.
Setelah itu terdapat relasi Gambir-Semarang Tawang dengan 8.031 pelanggan, Semarang Tawang-Gambir 7.380 pelanggan, serta Lempuyangan-Pasar Senen dengan 6.870 pelanggan.
Di antara layanan KA komersial, KA Joglosemarkerto menjadi kereta dengan jumlah pelanggan tertinggi sepanjang 14-17 Agustus, yaitu 19.369 pelanggan.
Berikutnya adalah KA Sancaka dengan 17.942 pelanggan, KA Kaligung 17.647 pelanggan, KA Ambarawa Ekspres 15.780 pelanggan, dan KA Pangrango 15.620 pelanggan.
Rangkaian data tersebut memperlihatkan bahwa kereta api tetap menjadi salah satu moda penting dalam mendukung konektivitas masyarakat selama periode libur nasional.
Arus perjalanan berlangsung ke berbagai arah, mempertemukan pusat perkotaan, kawasan wisata, dan daerah asal masyarakat.
Momentum tersebut juga beriringan dengan semangat HUT ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Bagi KAI, tingginya mobilitas pelanggan menjadi bagian dari peran perusahaan dalam menjaga konektivitas antardaerah melalui layanan transportasi yang konsisten.
“Long weekend Kemerdekaan mempertemukan banyak tujuan dalam satu perjalanan. Ada keluarga yang kembali bertemu, wisatawan yang menjelajahi kota-kota di Indonesia, serta masyarakat yang kembali menuju pusat aktivitasnya. Kepercayaan pelanggan menjadi energi bagi insan KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap perjalanan,” pungkas Anne.
Secara keseluruhan, lonjakan perjalanan pada 17 Agustus menjadi gambaran tingginya aktivitas masyarakat di tengah perayaan Kemerdekaan.
Dengan lebih dari 800 ribu pelanggan selama empat hari, perjalanan kereta api turut menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan libur panjang tersebut.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara