RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan rekayasa pola perjalanan bagi sejumlah kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir pada Jumat (14/8) dan Sabtu (15/8).
Kebijakan tersebut diberlakukan seiring rangkaian persiapan dan pelaksanaan latihan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas). Aktivitas tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas hingga pengalihan arus di sejumlah ruas jalan sekitar Jakarta Pusat.
KAI mengimbau calon penumpang yang memiliki perjalanan dari Stasiun Gambir untuk datang lebih awal. Langkah tersebut dinilai penting agar penumpang memiliki waktu yang cukup untuk menuju stasiun dan tetap dapat berangkat sesuai jadwal yang tertera pada tiket.
Selain imbauan terkait waktu kedatangan, KAI juga memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara untuk 10 perjalanan kereta api yang sebelumnya berangkat dari Stasiun Gambir.
BLB merupakan pengaturan operasional yang membuat kereta berhenti di Stasiun Jatinegara dalam kondisi tertentu. Bagi penumpang dari Gambir, informasi ini perlu diperhatikan agar perjalanan menuju lokasi keberangkatan berlangsung tanpa kendala.
Berikut 10 kereta api yang mendapat pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara:
- KA 16 Argo Dwipangga rute Gambir–Solo Balapan, berangkat pukul 08.50 WIB.
- KA 118B Gunungjati rute Gambir–Semarang Tawang, berangkat pukul 09.00 WIB.
- KA 7050 Pandalungan 2 rute Gambir–Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 09.25 WIB.
- KA 7006 Batavia rute Gambir–Solo Balapan, berangkat pukul 09.35 WIB.
- KA 40 Sembrani rute Gambir–Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 10.20 WIB.
- KA 62B Manahan rute Gambir–Solo Balapan, berangkat pukul 10.30 WIB.
- KA 122B Cakrabuana rute Gambir–Cirebon, berangkat pukul 10.50 WIB.
- KA 38 Brawijaya rute Gambir–Malang, berangkat pukul 15.45 WIB.
- KA 8 Bima rute Gambir–Surabaya Gubeng, berangkat pukul 17.00 WIB.
- KA 36 Gajayana rute Gambir–Malang, berangkat pukul 18.50 WIB.
KAI menekankan, kedatangan lebih awal menjadi salah satu langkah antisipasi agar penumpang tidak terdampak oleh kepadatan kendaraan maupun perubahan arus lalu lintas menuju Stasiun Gambir.
Calon penumpang juga disarankan memperhatikan informasi perjalanan yang berlaku pada tiket masing-masing. Dengan persiapan yang lebih baik, proses menuju stasiun hingga keberangkatan kereta diharapkan tetap berjalan lancar.
Bagi masyarakat yang memiliki agenda perjalanan menggunakan kereta dari Stasiun Gambir pada periode tersebut, informasi operasional ini penting diperhatikan sejak sebelum keberangkatan. Terlebih, arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas diperkirakan lebih padat selama rangkaian latihan upacara berlangsung.
KAI mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang tetap menjadikan kereta api sebagai salah satu pilihan utama untuk melakukan perjalanan.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Instagram @kai121_