Livery Merah Putih Semarakkan HUT ke-81 RI, KA Pandalungan 2 hingga Gajayana Bawa Semangat Kemerdekaan Melintasi Pulau Jawa

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:51 WIB
Kereta api dengan livery khusus bernuansa Merah Putih melintas membawa semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Antara)
Kereta api dengan livery khusus bernuansa Merah Putih melintas membawa semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Antara)

RADAR BANYUWANGI – Suasana Bulan Kemerdekaan terasa hingga dalam perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan livery khusus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026 pada sejumlah kereta api antarkota.

Nuansa Merah Putih tersebut menghiasi eksterior beberapa rangkaian kereta api yang melintas di Pulau Jawa. Salah satunya KA Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir pulang pergi.

Selain Pandalungan 2, livery kemerdekaan juga diterapkan pada KA Argo Wilis dan KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng pulang pergi serta KA Gajayana relasi Malang–Gambir pulang pergi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penggunaan livery khusus tersebut menjadi cara KAI membawa atmosfer peringatan kemerdekaan lebih dekat dengan masyarakat, termasuk pelanggan yang tengah melakukan perjalanan.

Menurut dia, kereta api tidak sekadar menjadi sarana perpindahan penumpang dari satu kota ke kota lainnya. Moda transportasi tersebut setiap hari menghubungkan keluarga, dunia kerja, pusat pendidikan, kawasan wisata hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pada Bulan Kemerdekaan ini, semangat Merah Putih ikut melaju bersama perjalanan tersebut,” ujar Anne, dikutip Antara.

Livery yang digunakan mengangkat semangat tema resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Identitas visual kemerdekaan ditampilkan melalui dominasi nuansa merah dan putih pada bagian luar rangkaian.

Kehadiran desain tersebut membuat semarak kemerdekaan turut bergerak melintasi sejumlah wilayah di Pulau Jawa. KA Pandalungan 2 menghubungkan Jember dan Jakarta. Sementara KA Argo Wilis serta KA Turangga melayani konektivitas Bandung–Surabaya. Adapun KA Gajayana menghubungkan Malang dan Jakarta.

Anne menyebut lintasan tersebut menjadi gambaran peran kereta api dalam memperkuat konektivitas masyarakat antardaerah. Dalam satu perjalanan, berbagai kepentingan masyarakat bertemu, mulai dari urusan keluarga, pekerjaan, pendidikan, pariwisata hingga kegiatan ekonomi.

“Semangat kemerdekaan memiliki makna yang dekat dengan perjalanan kereta api. Dari satu daerah ke daerah lainnya, masyarakat saling terhubung dan berbagai aktivitas terus berlangsung,” katanya.

KAI berharap atmosfer HUT ke-81 RI dapat dirasakan pelanggan sejak berada di stasiun hingga selama perjalanan. Kehadiran livery Merah Putih juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pengalaman perjalanan yang sesuai dengan momentum nasional.

Selain memperkuat nuansa perayaan, desain tersebut diharapkan menumbuhkan rasa kebersamaan. Perjalanan kereta api menjadi pengingat bahwa pembangunan Indonesia juga bertumpu pada keterhubungan masyarakat dan daerah.

Pesan tersebut dirangkum KAI melalui semangat “Merah Putih Terus Melaju, 81 Tahun Indonesia, Satu Semangat Perjalanan Bangsa.”

Anne menegaskan, perjalanan 81 tahun kemerdekaan merupakan proses panjang yang perlu diteruskan secara bersama-sama. KAI, kata dia, akan terus mengambil bagian melalui layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai pusat aktivitas.

“KAI akan terus mengambil bagian melalui layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dan berbagai pusat aktivitas, sejalan dengan semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
KA Pandalungan 2 HUT ke-81 RI Livery Merah Putih kereta api indonesia KAI