2,3 Juta Pelanggan Gunakan Tiga Kereta Api Aglomerasi KAI Daop 4 Semarang, Kaligung Paling Ramai

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:01 WIB
Tiga KA aglomerasi KAI Daop 4 Semarang melayani 2,3 juta pelanggan pada Semester I 2026. (KAI)
Tiga KA aglomerasi KAI Daop 4 Semarang melayani 2,3 juta pelanggan pada Semester I 2026. (KAI)

RADAR BANYUWANGI – Mobilitas masyarakat di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin tinggi.

Sepanjang Semester I 2026, tiga layanan kereta api aglomerasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat 2.328.387 pelanggan.

Tiga layanan tersebut yakni KA Kaligung, KA Joglosemarkerto, dan KA Kamandaka.

Ketiganya menghubungkan sejumlah kota dan kabupaten yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto hingga wilayah Pantura dan selatan Jawa Tengah.

Dari tiga layanan tersebut, KA Kaligung mencatat jumlah pelanggan paling tinggi.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, kereta dengan relasi Semarang–Pekalongan–Tegal–Brebes–Cirebon itu melayani 989.261 pelanggan.

Tingginya jumlah pelanggan menunjukkan peran jalur kereta api di kawasan Pantura Jawa Tengah yang tidak hanya digunakan untuk perjalanan antarkota.

Jalur tersebut juga menghubungkan kawasan permukiman, pusat perdagangan, kawasan industri hingga sejumlah destinasi wisata.

Sementara itu, KA Joglosemarkerto mencatat 730.576 pelanggan pada periode yang sama.

Jumlah tersebut meningkat 10,29 persen dibandingkan Semester I 2025 yang berada di angka 662.409 pelanggan.

Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas di Jawa Tengah dan DIY.

KA Joglosemarkerto memiliki cakupan perjalanan yang cukup luas.

Layanannya menghubungkan sejumlah kota, antara lain Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Kutoarjo, Kroya, dan Kebumen.

Dengan jaringan tersebut, masyarakat dapat melakukan perjalanan lintas kota tanpa harus berganti moda transportasi di tengah perjalanan.

Adapun KA Kamandaka melayani relasi Semarang–Purwokerto–Cilacap.

Pada Semester I 2026, layanan ini mencatat 608.550 pelanggan.

KA Kamandaka menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi masyarakat di kawasan selatan Jawa Tengah.

Jalurnya menghubungkan sejumlah daerah yang memiliki aktivitas pemerintahan, pendidikan, perdagangan hingga pariwisata.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan pola mobilitas masyarakat saat ini semakin melampaui batas administratif antardaerah.

“Batas administrasi wilayah tidak lagi menjadi batas aktivitas masyarakat. Banyak pelanggan melakukan perjalanan rutin untuk bekerja, kuliah, berbisnis, maupun berwisata ke kota lain dalam satu kawasan,” ujarnya.

Menurut Luqman, kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap transportasi massal yang dapat menghubungkan antarkota semakin besar.

Kereta api menjadi salah satu pilihan karena dapat melayani perjalanan regional dengan kapasitas angkut yang besar.

Tiga Jalur, Jutaan Perjalanan

Jika digabungkan, jumlah pelanggan KA Kaligung, Joglosemarkerto, dan Kamandaka pada Semester I 2026 mencapai 2.328.387 orang.

Angka tersebut menggambarkan tingginya pergerakan masyarakat antardaerah di wilayah kerja KAI Daop 4 Semarang.

Perjalanan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga pendidikan, pemerintahan dan pariwisata.

Sejumlah kota seperti Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Brebes, Kroya hingga Slawi menjadi bagian dari jaringan perjalanan masyarakat yang dilayani kereta api regional.

Bagi pelaku ekonomi, konektivitas tersebut memudahkan pergerakan orang menuju pusat perdagangan dan kawasan industri.

Bagi sektor pariwisata, jaringan kereta api membuka alternatif perjalanan menuju berbagai daerah tujuan wisata yang berada di sepanjang jalur.

KAI Daop 4 Semarang menyatakan pengembangan layanan aglomerasi akan terus dilakukan dengan mengevaluasi pola operasi, mengoptimalkan kapasitas angkut dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Luqman mengatakan penguatan konektivitas diharapkan membuat kereta api semakin mampu memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat antarkota.

“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen terus menghadirkan layanan transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota secara aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan,” katanya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
KA Kaligung KA Kamandaka Kereta Api Aglomerasi KAI Daop 4 Semarang ka joglosemarkerto