Penumpang Kereta Api Naik 3 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Catat Lebih dari 1,2 Juta Pelanggan pada Juli 2026

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:48 WIB
KAI Daop 8 Surabaya mencatat 1.207.103 pelanggan sepanjang Juli 2026. (KAI)
KAI Daop 8 Surabaya mencatat 1.207.103 pelanggan sepanjang Juli 2026. (KAI)

RADAR BANYUWANGI - Mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah ikut mendorong penggunaan kereta api di Jawa Timur.

Sepanjang Juli 2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat lebih dari 1,2 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api.

Totalnya mencapai 1.207.103 pelanggan.

Angka tersebut meningkat dibandingkan Juli 2025 yang mencatat 1.170.246 pelanggan.

Secara nominal, terjadi tambahan 36.857 pelanggan dalam setahun.

Dari total pelanggan pada Juli 2026, sebanyak 597.285 merupakan penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun dalam wilayah pelayanan KAI Daop 8 Surabaya.

Sementara 609.818 pelanggan tercatat sebagai penumpang yang turun di wilayah tersebut.

Pada Juli 2025, jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 578.228 orang, sedangkan pelanggan yang turun sebanyak 592.018 orang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk keperluan wisata, mengunjungi keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas lainnya,” kata Mahendro, Sabtu (8/8/2026).

Masa libur sekolah menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong kenaikan tersebut.

Pada periode tersebut, mobilitas masyarakat meningkat karena banyak keluarga memanfaatkan waktu libur untuk bepergian ke sejumlah daerah.

Sebagian masyarakat menggunakan momentum liburan untuk berwisata.

Sebagian lainnya melakukan perjalanan untuk mengunjungi keluarga atau menjalankan aktivitas lain di luar daerah.

KAI Daop 8 Surabaya melayani perjalanan kereta api dari sejumlah stasiun di Jawa Timur. Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang menjadi beberapa simpul penting dalam pergerakan penumpang.

Meningkatnya volume pelanggan membuat kesiapan pelayanan menjadi perhatian.

KAI Daop 8 Surabaya memastikan sarana dan prasarana, pelayanan di stasiun, proses boarding, hingga pelayanan selama perjalanan dipersiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas masyarakat.

Mahendro mengatakan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu tetap menjadi perhatian utama dalam operasional perjalanan kereta api.

“Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, kami memastikan seluruh jajaran KAI Daop 8 Surabaya siap memberikan pelayanan terbaik. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan terus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Di tengah peningkatan jumlah pelanggan, KAI juga terus mengembangkan layanan berbasis digital.

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal resmi lainnya.

Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket.

Sejumlah stasiun juga telah menggunakan Face Recognition Boarding Gate untuk membantu mempercepat proses boarding.

KAI Daop 8 Surabaya melakukan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan di stasiun secara berkala.

Evaluasi tersebut diperlukan agar fasilitas dan pola pelayanan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

Aspek keselamatan juga menjadi bagian penting dalam menghadapi peningkatan mobilitas.

Petugas di lapangan memiliki peran dalam memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pelanggan diimbau mematuhi ketentuan yang berlaku sejak berada di stasiun hingga selama perjalanan.

Informasi dan arahan petugas juga perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan proses keberangkatan dan keselamatan.

Selain itu, pelanggan diminta menjaga barang bawaan serta memberikan perhatian kepada anak-anak dan lansia selama perjalanan.

Mahendro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang menggunakan kereta api selama Juli 2026.

Menurutnya, tingginya jumlah pengguna menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Lebih dari 1 juta pelanggan yang kami layani selama Juli 2026 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada KAI. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api. Ke depan, kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang semakin aman, nyaman, mudah, dan tepat waktu,” pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Kereta Api