Menjelang 17 Agustus, Promosi Open Trip Pendakian Meningkat, Gunung Rante dan Ijen Jadi Incaran

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:36 WIB
Tradisi upacara 17 Agustus di gunung kembali diminati. (Instagram/ranteadventure)
Tradisi upacara 17 Agustus di gunung kembali diminati. (Instagram/ranteadventure)

RADAR BANYUWANGI - Memasuki awal Agustus, berbagai promosi open trip pendakian mulai ramai bermunculan di media sosial. Sejumlah penyelenggara wisata alam hingga komunitas pendaki membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Tradisi menggelar upacara di atas gunung kembali menjadi daya tarik setiap tahun. Selain menghadirkan nuansa peringatan kemerdekaan yang berbeda, kegiatan tersebut juga menawarkan pengalaman menikmati panorama alam dari ketinggian saat mengikuti prosesi pengibaran Sang Merah Putih.

Di Banyuwangi, terdapat dua destinasi pendakian yang menjadi tujuan favorit untuk memperingati Hari Kemerdekaan, yakni Gunung Rante dan Gunung Ijen. Kedua lokasi tersebut rutin dipilih sebagai tempat pelaksanaan upacara karena memiliki panorama alam yang memikat sekaligus mampu menghadirkan suasana khidmat di tengah pegunungan.

Gunung Rante menjadi pilihan bagi pendaki yang ingin mengikuti upacara di kawasan puncak. Dari titik tertinggi tersebut, peserta dapat menyaksikan bentang alam pegunungan Banyuwangi sembari mengikuti rangkaian upacara bendera. Udara yang sejuk serta momen matahari terbit menjadi daya tarik tersendiri yang selalu dinantikan para pendaki saat peringatan Hari Kemerdekaan.

Sementara itu, kawasan Gunung Ijen memiliki dua titik yang kerap dimanfaatkan dalam rangkaian peringatan 17 Agustus. Lokasi pertama berada di Paltuding, Kecamatan Licin, yang merupakan pintu masuk pendakian menuju Kawah Ijen. Area ini sering menjadi tempat berkumpul peserta sebelum memulai pendakian dan tidak jarang dimanfaatkan sebagai lokasi upacara karena memiliki ruang yang lebih luas.

Adapun titik kedua berada di kawasan Puncak Kawah Ijen atau bibir kawah yang berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso. Upacara di lokasi tersebut menawarkan latar panorama Kawah Ijen yang menjadi salah satu ikon wisata Banyuwangi. Namun, pelaksanaannya memerlukan pengaturan khusus agar keamanan peserta tetap terjaga sekaligus tidak mengganggu kelestarian kawasan konservasi.

Tingginya antusiasme masyarakat setiap memasuki bulan Agustus turut mendorong meningkatnya penawaran paket open trip dari berbagai penyelenggara. Layanan tersebut umumnya ditujukan untuk memudahkan peserta, khususnya pendaki pemula, karena telah mencakup pendampingan selama perjalanan, bantuan registrasi, hingga dokumentasi kegiatan.

Meski demikian, masyarakat yang berencana mengikuti upacara kemerdekaan di gunung tetap diimbau mempersiapkan kondisi fisik dengan baik, membawa perlengkapan pendakian yang sesuai, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku di kawasan pendakian. Persiapan yang matang diharapkan mampu mendukung pelaksanaan upacara berlangsung aman, tertib, khidmat, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan pegunungan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Open Trip 17 Agustus