Penumpang Kereta Komuter Terus Bertambah, Jawa Timur Sumbang 8,52 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:12 WIB
KAI mencatat peningkatan penumpang layanan kereta komuter, lokal, regional, dan bandara pada Semester I 2026. (Antara)
KAI mencatat peningkatan penumpang layanan kereta komuter, lokal, regional, dan bandara pada Semester I 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat layanan transportasi berbasis rel guna mendukung mobilitas masyarakat di berbagai kawasan aglomerasi. Pengembangan layanan dilakukan melalui jaringan kereta komuter, lokal, regional, hingga kereta bandara yang saling terintegrasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kehadiran layanan kereta api menjadi bagian penting dalam menghubungkan kota utama dengan wilayah penyangga, kawasan permukiman, pusat pendidikan, sentra perdagangan, kawasan industri, destinasi wisata, hingga bandara.

Menurut Anne, pola mobilitas masyarakat saat ini semakin dinamis dengan aktivitas antarkota maupun antarkabupaten untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, hingga berwisata. Karena itu, layanan kereta api terus disesuaikan agar mampu menjawab kebutuhan transportasi yang semakin berkembang.

Di Jawa Barat, Commuter Line Bandung Raya melayani 10.106.912 pelanggan sepanjang Semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 9,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 9.258.327 pelanggan.

Tren pertumbuhan pelanggan di wilayah Bandung juga terlihat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, volume penumpang tercatat sebanyak 14.720.252 orang, meningkat menjadi 16.159.458 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 18.727.224 pelanggan sepanjang 2025.

Layanan Commuter Line Bandung Raya menghubungkan Kota Bandung dengan Cimahi, Padalarang, Cicalengka, Rancaekek, Purwakarta, Garut, serta sejumlah wilayah penyangga yang menopang aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.

Di kawasan Yogyakarta-Solo, Commuter Line Yogyakarta-Palur melayani 4.719.593 pelanggan selama Semester I 2026 atau tumbuh 6,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 4.413.690 pelanggan.

Sementara itu, Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo melayani 582.541 pelanggan. Secara keseluruhan, kedua layanan tersebut mencatat total 5.302.134 pelanggan atau meningkat 6,87 persen pada Semester I 2026.

Penguatan konektivitas di Solo Raya juga ditunjukkan melalui layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo yang melayani 461.482 pelanggan. Angka tersebut meningkat 24,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, KA Joglosemarkerto yang menghubungkan Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, dan sejumlah kota lain mencatat 730.576 pelanggan pada Semester I 2026.

Di Jawa Timur, jaringan KAI Commuter melayani 8.528.571 pelanggan sepanjang Semester I 2026. Jumlah itu meningkat 8,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.879.862 pelanggan.

Jaringan Commuter Line di Jawa Timur melayani berbagai rute yang menghubungkan Surabaya dengan Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Jombang, Malang, Blitar, hingga daerah lain yang menjadi pusat industri, perdagangan, dan pariwisata.

Sementara itu, Commuter Line Merak di Banten melayani 2.414.115 pelanggan. KAI juga mengoperasikan layanan Kereta Petani Pedagang yang dimanfaatkan 26.074 pelanggan sebagai sarana distribusi dan penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Untuk kawasan Jabodetabek, layanan Commuter Line masih menjadi tulang punggung transportasi harian dengan jumlah pelanggan mencapai 176.575.981 orang selama Semester I 2026. Adapun Commuter Line Basoetta menuju Bandara Soekarno-Hatta melayani 1.197.413 pelanggan atau meningkat 12,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di Sumatra Barat, layanan Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai turut memperkuat akses menuju Bandara Internasional Minangkabau. Khusus KA Lembah Anai, jumlah pelanggan mencapai 162.428 orang atau meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

KAI juga terus memperluas akses transportasi melalui layanan kereta lokal dan regional seperti KA Pangrango, Siliwangi, Cut Meutia, Srilelawangsa, Datuk Belambangan, Kuala Stabas, serta Rajabasa yang melayani mobilitas masyarakat di berbagai provinsi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
KAI