RADARBANYUWANGI.ID - LRT Jabodebek terus meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan Pin Prioritas bagi pengguna yang membutuhkan perhatian khusus selama menggunakan transportasi publik. Fasilitas ini diberikan secara gratis kepada ibu hamil, pengguna yang mendampingi balita, lansia, serta penyandang disabilitas.
Kehadiran Pin Prioritas bertujuan memudahkan pengguna lain mengenali penumpang yang berhak memperoleh tempat duduk prioritas maupun bantuan selama perjalanan. Dengan adanya penanda visual tersebut, masyarakat diharapkan dapat secara sukarela memberikan bantuan tanpa harus menunggu permintaan dari pengguna yang membutuhkan.
Langkah ini juga menjadi upaya LRT Jabodebek untuk menumbuhkan budaya saling menghormati dan saling peduli di lingkungan transportasi publik. Sebab, tidak semua pengguna prioritas merasa nyaman meminta tempat duduk atau bantuan kepada penumpang lain.
Pin Prioritas dapat diperoleh secara gratis di seluruh stasiun LRT Jabodebek melalui loket layanan pelanggan. Pengguna yang memenuhi kriteria cukup menunjukkan dokumen pendukung kepada petugas untuk dilakukan verifikasi. Setelah proses tersebut selesai, pin dapat langsung digunakan selama melakukan perjalanan.
Selain membantu pengguna lain mengenali penumpang prioritas, keberadaan pin juga mempermudah petugas memberikan layanan secara lebih cepat ketika dibutuhkan. Bantuan tersebut meliputi pendampingan saat naik maupun turun kereta hingga mengarahkan pengguna menuju fasilitas yang tersedia di stasiun.
Hingga saat ini, sebanyak 2.712 pengguna telah memanfaatkan fasilitas Pin Prioritas. Angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan yang dirancang untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan Pin Prioritas bukan sekadar fasilitas layanan, melainkan bagian dari upaya membangun kepedulian antarpengguna transportasi publik.
"Tidak semua pengguna prioritas merasa nyaman meminta tempat duduk atau bantuan kepada pengguna lain. Melalui Pin Prioritas ini, dapat membantu mereka lebih mudah dikenali sehingga pengguna lain dapat memberikan prioritas tanpa harus menunggu permintaan. Dan menciptakan budaya saling menghormati serta saling peduli di transportasi publik dapat terus tumbuh," ujarnya, dikutip Antara.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara