34 Perjalanan Kereta Api di Daop 4 Semarang Nyaris Sempurna, Ketepatan Waktu Jadi Bukti Layanan Makin Andal

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 14:40 WIB
KAI Daop 4 Semarang mencatat kinerja operasional positif Semester I 2026. (KAI)
KAI Daop 4 Semarang mencatat kinerja operasional positif Semester I 2026. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - Kinerja operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang kembali menunjukkan capaian positif. Sepanjang Semester I Tahun 2026, sebanyak 34 perjalanan kereta api (KA) keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang mencatat tingkat ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) yang mendekati 100 persen.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keandalan, keselamatan, serta kepastian waktu perjalanan bagi masyarakat.

Puluhan perjalanan KA tersebut melayani sejumlah rute strategis di Pulau Jawa. Di antaranya sebanyak 12 perjalanan menuju Jakarta, meliputi KA Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Merbabu, Gunungjati, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Tawang Jaya, dan Tegal Bahari.

Selain itu, terdapat dua perjalanan menuju Surabaya melalui KA Ambarawa Ekspres relasi pagi dan siang. Kemudian tiga perjalanan menuju Purwokerto dan Cilacap menggunakan KA Kamandaka, tujuh perjalanan menuju Tegal, Brebes, serta Cirebon Prujakan dengan KA Kaligung.

Daop 4 Semarang juga mencatat dua perjalanan menuju Solo melalui KA Banyubiru, empat perjalanan KA lokal Kedungsepur relasi Semarang Poncol-Ngrombo, dua perjalanan menuju Cepu menggunakan KA Blora Jaya, serta satu perjalanan menuju Bandung melalui KA Ciremai.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan operasional seluruh petugas serta koordinasi antarbagian yang berjalan secara optimal.

“Keberhasilan 34 perjalanan KA keberangkatan awal Daop 4 Semarang mencatatkan ketepatan waktu yang nyaris 100 persen merupakan bukti nyata komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujar Luqman, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama mulai dari petugas pengatur perjalanan kereta api, masinis, petugas stasiun, hingga tim perawatan sarana dan prasarana. Seluruh unsur tersebut memiliki peran penting dalam menjaga perjalanan kereta tetap berjalan sesuai jadwal.

Selain capaian pada perjalanan awal keberangkatan, performa ketepatan waktu secara keseluruhan selama Semester I 2026 juga menunjukkan hasil positif. Untuk kereta api penumpang, OTP keberangkatan mencapai 99,45 persen, sedangkan OTP kedatangan berada di angka 95,83 persen.

Sementara untuk layanan kereta api barang, ketepatan waktu keberangkatan tercatat sebesar 97,65 persen dan kedatangan mencapai 98,06 persen.

Luqman menjelaskan, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan berbagai strategi untuk mempertahankan performa tersebut. Salah satunya melalui penguatan koordinasi antara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop), petugas stasiun, serta masinis dalam mengantisipasi kondisi perjalanan di lapangan.

“Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala dan terjadwal. Kami juga memanfaatkan sistem pemantauan secara real-time untuk mendeteksi potensi gangguan perjalanan sejak dini,” jelasnya.

Evaluasi operasional secara rutin juga dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengendalian perjalanan dan memperbaiki pelayanan kepada pelanggan.

Menurut Luqman, ketepatan waktu perjalanan kereta api memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dengan jadwal yang semakin pasti, pelanggan dapat mengatur aktivitas maupun perjalanan lanjutan dengan lebih nyaman.

“Ketepatan waktu tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Capaian ini akan terus kami jaga melalui peningkatan pelayanan, keselamatan, dan keandalan operasional,” pungkas Luqman.

Editor : Lugas Rumpakaadi
KAI Daop 4 Semarang