RADARBANYUWANGI.ID - Transformasi layanan digital di sektor transportasi publik terus menunjukkan perkembangan positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat sebanyak 945.189 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate hingga periode Juli 2026.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 3,9 persen atau bertambah 35.810 pelanggan dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 909.379 pelanggan. Kenaikan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem verifikasi keberangkatan berbasis digital.
Melalui teknologi pengenalan wajah, pelanggan yang telah melakukan registrasi cukup memindai wajah di gerbang keberangkatan stasiun. Dengan sistem tersebut, penumpang tidak lagi perlu menunjukkan kartu identitas maupun mencetak boarding pass untuk proses verifikasi.
Selain memberikan kemudahan, penerapan Face Recognition Boarding Gate juga dinilai mampu mempercepat proses boarding sehingga antrean di area keberangkatan menjadi lebih efisien.
Di sisi lain, penggunaan sistem digital turut mendukung upaya pengurangan penggunaan kertas. Selama periode Januari hingga Juli 2026, implementasi layanan paperless membantu menekan konsumsi material sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan transformasi digital yang terus dikembangkan KAI bertujuan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efektif, sekaligus ramah lingkungan.
"Inovasi Face Recognition Boarding Gate memberikan kepraktisan nyata bagi para pelanggan saat proses verifikasi. Di sisi lain, penggunaan cetak kertas dapat dikurangi secara signifikan. Semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini, semakin besar pula nilai efisiensi dan dampak positif bagi lingkungan," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Menurut Luqman, setiap pelanggan yang memilih mekanisme boarding digital secara tidak langsung turut mendukung terwujudnya sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
Berdasarkan data operasional hingga Juli 2026, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng menjadi stasiun dengan jumlah pengguna Face Recognition Boarding Gate terbanyak di wilayah Daop 4 Semarang, yakni mencapai 434.079 pelanggan.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol dengan 238.905 pelanggan, disusul Stasiun Tegal sebanyak 148.274 pelanggan, serta Stasiun Pekalongan dengan 123.931 pelanggan.
Ke depan, KAI Daop 4 Semarang menyatakan akan terus memperluas penerapan dan meningkatkan kinerja teknologi digital di berbagai stasiun guna menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin aman, modern, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Digitalisasi tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi dan pelayanan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi kelestarian lingkungan serta efisiensi operasional perusahaan. KAI akan terus berinovasi untuk menyajikan layanan transportasi masa depan yang adaptif dan ramah pengguna," pungkas Luqman.
Editor : Lugas Rumpakaadi