RADARBANYUWANGI.ID - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bertema "Semua Setara Riang Bersama" menjadi momentum memperkuat komitmen menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Menyambut semangat tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan berbagai fasilitas ramah anak dan keluarga di sejumlah stasiun.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah menyediakan area bermain anak di 40 stasiun yang tersebar di 13 wilayah Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) di Pulau Jawa maupun Sumatra. Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai alternatif aktivitas positif bagi anak selama menunggu keberangkatan kereta.
Sejumlah stasiun yang telah dilengkapi arena bermain di antaranya Stasiun Gambir, Pasarsenen, Bandung, Garut, Cirebon, Semarang Tawang Bank Jateng, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, Malang, Padang, Kertapati, hingga Tanjungkarang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengalaman perjalanan keluarga sejatinya dimulai sejak pelanggan memasuki area stasiun. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan fasilitas yang mampu membuat waktu tunggu menjadi lebih menyenangkan, terutama bagi anak-anak.
"Area bermain ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bermain, berkreasi, serta berinteraksi secara langsung bersama keluarga sembari menunggu jadwal keberangkatan," ujarnya, dikutip Antara.
Menurut Anne, kehadiran ruang bermain juga sejalan dengan kampanye Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Hari Anak Nasional 2026 yang mendorong anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai dan lebih banyak melakukan aktivitas fisik serta berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.
Ia menilai anak membutuhkan pengalaman yang beragam untuk mendukung proses tumbuh kembangnya. Melalui fasilitas tersebut, anak-anak memiliki pilihan kegiatan di luar layar gawai sekaligus dapat mengenal suasana perjalanan kereta api dengan cara yang menyenangkan.
Selain menyediakan arena bermain, KAI juga terus memperkuat layanan ramah keluarga melalui penyediaan ruang laktasi di 135 stasiun. Fasilitas tersebut disiapkan agar ibu menyusui dapat memenuhi kebutuhan bayinya secara nyaman sekaligus menjaga privasi selama berada di area publik.
Komitmen terhadap layanan inklusif juga diwujudkan melalui keberadaan toilet khusus penyandang disabilitas di 56 stasiun besar. Sarana tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh pelanggan, termasuk anak-anak penyandang disabilitas beserta keluarga yang mendampinginya.
Peningkatan fasilitas tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah pelanggan kereta api. Selama Semester I 2026, KAI mencatat pemesanan tiket kereta api jarak jauh dan lokal mencapai 29.858.267 pelanggan. Jumlah itu meningkat 8,72 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Lonjakan volume penumpang menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh, mulai dari aspek kenyamanan, kebersihan, keselamatan, hingga aksesibilitas bagi seluruh pengguna jasa.
"Kami ingin anak-anak dan keluarga merasa aman dan nyaman sejak menginjakkan kaki di stasiun hingga sampai di kota tujuan. Fasilitas bermain, ruang laktasi, hingga sarana aksesibel ini merupakan bagian dari wujud nyata KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang inklusif," kata Anne.
Meski demikian, KAI mengingatkan para orang tua dan pendamping agar tetap mengawasi anak saat menggunakan area bermain. Pelanggan juga diimbau menjaga kebersihan fasilitas yang tersedia serta mematuhi arahan petugas stasiun demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara