Bangsring Underwater atau Pulau Menjangan? Ini Perbedaan Dua Surga Snorkeling Favorit dari Banyuwangi yang Wajib Masuk Daftar Liburan Anda

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:02 WIB
Ilustrasi - Bangsring Underwater dan Pulau Menjangan menjadi dua destinasi snorkeling favorit wisatawan dari Banyuwangi. (Pexels/Hanna Hanna)
Ilustrasi - Bangsring Underwater dan Pulau Menjangan menjadi dua destinasi snorkeling favorit wisatawan dari Banyuwangi. (Pexels/Hanna Hanna)

RADARBANYUWANGI.ID - Wisata bahari Banyuwangi terus menjadi magnet bagi pelancong yang ingin menikmati pesona bawah laut. Berada di pesisir Selat Bali, kawasan ini menawarkan perairan jernih, terumbu karang yang terjaga, serta beragam biota laut yang menjadi daya tarik utama pencinta snorkeling.

Di antara berbagai destinasi bahari yang tersedia, Bangsring Underwater dan Pulau Menjangan menjadi dua lokasi yang paling sering direkomendasikan. Meski sama-sama menyuguhkan panorama bawah laut yang memikat, keduanya menawarkan karakter dan pengalaman wisata yang berbeda.

Bangsring Underwater yang berada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, dikenal sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan pemula. Perairannya relatif tenang sehingga aktivitas snorkeling dapat dilakukan dengan lebih nyaman tanpa harus menghadapi arus yang terlalu kuat.

Ikon kawasan ini adalah Rumah Apung yang berdiri di tengah laut. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat memberi makan ikan hias, melihat penangkaran hiu, sekaligus menjadi titik awal untuk menikmati snorkeling.

Tak jauh dari Rumah Apung, hamparan terumbu karang hasil konservasi masyarakat tumbuh dengan baik dan menjadi habitat beragam ikan tropis, seperti clownfish, butterflyfish, damselfish, hingga angelfish. Keberhasilan pelestarian ekosistem tersebut menjadikan Bangsring sebagai salah satu contoh pengembangan wisata bahari berbasis masyarakat di Banyuwangi.

Selain panorama bawah laut, Bangsring juga didukung fasilitas yang cukup lengkap. Penyewaan perlengkapan snorkeling, perahu menuju Rumah Apung, kamar bilas, area parkir, warung makan, hingga berbagai wahana permainan air tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Berbeda dengan Bangsring, Pulau Menjangan menawarkan pengalaman snorkeling yang lebih alami. Pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat itu dapat dijangkau menggunakan kapal dari Banyuwangi dengan waktu penyeberangan sekitar 45 hingga 60 menit.

Pulau Menjangan dikenal memiliki air laut yang sangat jernih sehingga wisatawan dapat menikmati panorama bawah laut dengan visibilitas yang baik. Salah satu daya tarik utamanya adalah dinding karang atau wall drop-off yang membentang hingga puluhan meter ke dasar laut dan menjadi favorit penyelam maupun pencinta snorkeling.

Beberapa titik snorkeling seperti Coral Garden menyuguhkan hamparan terumbu karang yang sehat, dipadukan dengan anemon dan ikan-ikan tropis berwarna-warni. Sementara di kawasan Eel Garden, wisatawan berpeluang menjumpai garden eel hingga penyu laut yang sesekali melintas.

Saat kapal bersandar di sekitar pulau, pengunjung juga kerap melihat rusa liar yang menjadi asal-usul nama Pulau Menjangan.

Karena berada di kawasan konservasi, fasilitas wisata di Pulau Menjangan tidak selengkap Bangsring. Sebagian besar wisatawan memanfaatkan paket wisata yang telah mencakup kapal penyeberangan, perlengkapan snorkeling, makan siang, serta pendampingan pemandu selama perjalanan.

Bagi wisatawan yang mengutamakan akses mudah, fasilitas lengkap, dan pengalaman snorkeling yang nyaman bagi pemula, Bangsring Underwater menjadi pilihan yang tepat. Sementara itu, Pulau Menjangan lebih sesuai bagi mereka yang ingin menikmati panorama bawah laut yang lebih alami dengan kejernihan air yang menjadi salah satu terbaik di kawasan Selat Bali.

Editor : Lugas Rumpakaadi
bangsring underwater banyuwangi pulau menjangan