RADARBANYUWANGI.ID - Pilihan aktivitas wisata bahari di Banyuwangi semakin beragam. Jika sebelumnya wisatawan lebih banyak menikmati snorkeling, diving, atau bermain kano, kini paddle board mulai menjadi salah satu aktivitas yang banyak diminati saat berkunjung ke destinasi pesisir.
Paddle board merupakan olahraga air yang dilakukan dengan berdiri di atas papan sambil mendayung. Namun, di Banyuwangi aktivitas ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai cara menikmati panorama laut dari sudut pandang berbeda sekaligus mengabadikan momen dengan latar pemandangan alam yang memikat.
Popularitas paddle board turut terdongkrak oleh banyaknya foto dan video yang beredar di media sosial. Hasil dokumentasi dengan latar laut biru, langit terbuka, hingga panorama matahari terbit membuat banyak wisatawan tertarik mencoba sensasi berdiri di atas papan di tengah perairan Banyuwangi.
Meningkatnya minat tersebut mendorong layanan penyewaan paddle board mulai hadir sebagai pelengkap aktivitas wisata di sejumlah destinasi bahari. Kehadiran wahana ini memberikan alternatif rekreasi bagi wisatawan yang ingin menikmati laut dengan pengalaman yang berbeda.
Bagi yang ingin mencoba paddle board, terdapat dua lokasi yang menjadi rekomendasi, yakni Pantai Boom dan Pulau Tabuhan.
Pantai Boom menjadi pilihan karena aksesnya mudah dijangkau dan memiliki suasana yang nyaman. Berada di kawasan Boom Marina, pantai ini memiliki perairan yang relatif tenang sehingga papan lebih stabil saat digunakan. Hamparan laut biru, dermaga modern, serta panorama matahari terbit menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin bermain paddle board maupun berburu foto.
Sementara itu, Pulau Tabuhan menawarkan pengalaman yang berbeda dengan suasana yang lebih alami. Pulau kecil di Selat Bali tersebut dikenal memiliki pasir putih serta air laut yang jernih dengan gradasi warna biru kehijauan. Keindahan panorama tersebut menjadikan Pulau Tabuhan sebagai salah satu lokasi ideal untuk menikmati paddle board sambil mengabadikan momen.
Untuk mencapai Pulau Tabuhan, wisatawan dapat menyeberang menggunakan perahu dari Pantai Grand Watudodol maupun Bangsring. Waktu tempuh menuju pulau tersebut sekitar 15 hingga 20 menit.
Editor : Lugas Rumpakaadi