RADARBANYUWANGI.ID - Moda transportasi kereta api kian menjadi pilihan dalam mendukung kelancaran perjalanan ibadah umrah.
Sebanyak 121 jemaah umrah asal Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, memanfaatkan layanan angkutan rombongan KA Sribilah Utama relasi Rantauprapat–Araskabu pada Selasa (21/7/2026) sebagai penghubung menuju Bandara Internasional Kualanamu.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan kereta api menjadi alternatif strategis bagi biro perjalanan umrah untuk mengintegrasikan transportasi darat dengan penerbangan menuju Tanah Suci.
Menurutnya, kepastian jadwal perjalanan, bebas dari risiko kemacetan di jalan raya, serta efisiensi dalam pengawalan rombongan menjadi keunggulan utama moda transportasi rel.
Dengan demikian, para jemaah dapat tiba tepat waktu di Stasiun Araskabu sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Kualanamu.
"Dengan adanya kepastian jadwal, bebas dari risiko kemacetan jalan, serta efisiensi biaya pengawalan rombongan, jemaah dapat tiba tepat waktu di Stasiun Araskabu sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Kualanamu dan terbang ke Tanah Suci," ujar Anwar, dikutip Antara.
Dia menambahkan, ketepatan waktu merupakan aspek penting dalam keberangkatan rombongan umrah.
Seluruh rangkaian perjalanan menuju bandara harus berjalan sesuai jadwal agar proses penerbangan tidak mengalami kendala.
Karena itu, KAI menghadirkan layanan transportasi yang andal, efisien, dan minim risiko.
Kehadiran kereta api diharapkan membuat calon jemaah dapat lebih fokus mempersiapkan kondisi fisik maupun mental menjelang pelaksanaan ibadah tanpa terbebani kelelahan selama perjalanan darat.
Selain melayani perjalanan ibadah, KAI Divre I Sumatera Utara juga terus mempermudah pengajuan layanan angkutan rombongan untuk berbagai kebutuhan.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh sekolah, instansi, komunitas, maupun biro perjalanan.
Layanan angkutan rombongan menetapkan minimal pemesanan sebanyak 10 penumpang untuk kelas Eksekutif dan 20 penumpang untuk kelas Bisnis.
Bagi rombongan dengan jumlah peserta besar, KAI juga menawarkan potongan harga hingga 10 persen.
Dalam pelaksanaannya, rombongan umum seperti agen perjalanan umrah, instansi, dan komunitas dilayani menggunakan kereta api komersial, yakni KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif.
Sementara itu, layanan kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO), seperti KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, dan KA Datuk Blambangan, diprioritaskan bagi rombongan pelajar untuk mendukung kegiatan edutrip maupun perjalanan edukasi.
Kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan rombongan juga terus meningkat.
Sepanjang Semester I 2026, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat telah melayani 388 perjalanan rombongan yang mencakup kebutuhan perjalanan ibadah, pariwisata, hingga kegiatan pendidikan.
Anwar mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih moda transportasi rel.
KAI Divre I Sumatera Utara, kata dia, berkomitmen mempertahankan layanan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu guna mendukung mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara