Pengelolaan Diserahkan ke Warga, Wisata New Karang Sewu Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Gilimanuk

Anita Rahma • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:31 WIB
New Karang Sewu di Gilimanuk menjadi destinasi wisata berbasis konservasi yang dikelola masyarakat. (Anita untuk Radar Banyuwangi)
New Karang Sewu di Gilimanuk menjadi destinasi wisata berbasis konservasi yang dikelola masyarakat. (Anita untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Kawasan wisata tradisional New Karang Sewu di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, kini menjadi harapan baru bagi masyarakat di ujung barat Pulau Bali. Destinasi wisata berbasis konservasi yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) tersebut mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sejak pengelolaannya diserahkan kepada kelompok masyarakat setempat pada awal 2026.

Pelibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan wisata dinilai menjadi langkah efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Aktivitas wisata yang terus meningkat turut membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan masyarakat pesisir di sekitar kawasan.

Kepala SPTN Wilayah I Jembrana, Isai Yusidarta, mengatakan bahwa pengelolaan yang melibatkan masyarakat terbukti memberikan manfaat nyata. Selain mendukung upaya pelestarian ekosistem TNBB, keberadaan New Karang Sewu juga menghidupkan sektor pariwisata berbasis kerakyatan yang memberikan nilai tambah bagi warga setempat.

Lokasinya yang hanya sekitar 300 meter atau lima menit dari Pelabuhan Gilimanuk menjadikan New Karang Sewu mudah dijangkau wisatawan. Kawasan ini menawarkan bentang alam berupa hamparan padang rumput hijau yang membentang di tepi Teluk Gilimanuk, berpadu dengan pepohonan rindang yang memperkuat daya tarik kawasan pesisir.

Pemandangan tersebut menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang, terutama pada pagi hari. New Karang Sewu dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik di Kabupaten Jembrana untuk menikmati matahari terbit dengan latar perbukitan dan perahu-perahu nelayan yang berlabuh di teluk.

Tidak hanya menyuguhkan panorama alam, kawasan ini juga menawarkan beragam aktivitas wisata. Fun camping menjadi pilihan favorit, terutama di kalangan anak muda dan keluarga. Pengunjung dapat mendirikan tenda di atas hamparan padang rumput sambil menikmati udara segar dan suasana tenang khas kawasan pesisir.

Selain berkemah, wisatawan juga dapat menyewa kano untuk menyusuri perairan Teluk Gilimanuk atau menghabiskan waktu dengan berpiknik bersama keluarga.

Untuk menikmati seluruh pesona tersebut, pengunjung hanya dikenakan tarif masuk Rp20 ribu per orang pada hari biasa dan Rp30 ribu per orang saat hari libur bagi wisatawan nusantara. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp200 ribu per orang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
New Karang Sewu