Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Taman Gandrung Terakota Banyuwangi, Harmoni Seni, Budaya, dan Panorama Alam yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan di Lereng Ijen

Anita Rahma • Jumat, 17 Juli 2026 | 15:09 WIB
Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi. (Widya untuk Radar Banyuwangi)
Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi. (Widya untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Kabupaten Banyuwangi tidak hanya dikenal melalui deretan pantai eksotis maupun kawasan pegunungan yang memikat. Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini juga memiliki destinasi wisata budaya yang menawarkan pengalaman berbeda, yakni Taman Gandrung Terakota di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Kawasan ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan karena menghadirkan perpaduan panorama alam dengan kekayaan seni dan budaya Banyuwangi. Hamparan sawah yang hijau dihiasi ratusan patung penari Gandrung dengan latar perbukitan menciptakan pemandangan yang unik sekaligus menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Patung-patung yang tersusun rapi tersebut menggambarkan Tari Gandrung, kesenian tradisional yang telah lama menjadi identitas budaya Banyuwangi. Keindahan lanskap yang berpadu dengan karya seni menjadikan lokasi ini banyak dipilih sebagai tempat berburu foto, pembuatan konten media sosial, hingga wisata edukasi bagi pelajar maupun keluarga.

Lebih dari sekadar menyuguhkan panorama yang menarik, Taman Gandrung Terakota juga memperkenalkan sejarah dan filosofi Tari Gandrung kepada para wisatawan. Tarian tersebut sejak dahulu dikenal sebagai simbol ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen, sekaligus menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan hingga kini.

Konsep wisata berbasis budaya yang diusung kawasan ini memberikan nilai tambah bagi pengunjung. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai tradisi dan identitas masyarakat Banyuwangi yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya nasional.

Keberadaan Taman Gandrung Terakota juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan kuliner khas Banyuwangi, kerajinan tangan, hingga berbagai produk suvenir.

Selain itu, masyarakat setempat turut berperan sebagai pemandu wisata maupun pengelola kawasan. Keterlibatan tersebut memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menjaga keberlangsungan destinasi wisata berbasis budaya.

Pengelola juga terus melengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari area parkir, jalur pedestrian, tempat beristirahat, hingga sejumlah titik swafoto yang tersebar di berbagai sudut kawasan. Wisatawan disarankan datang pada pagi atau sore hari untuk menikmati udara yang lebih sejuk serta mendapatkan pencahayaan alami yang ideal saat mengabadikan momen.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis budaya sebagai salah satu kekuatan sektor pariwisata daerah. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, tradisi lokal, serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan destinasi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Taman Gandrung Terakota wisata banyuwangi