RADARBANYUWANGI.ID - Rangkaian Banyuwangi Attraction 2026 kembali menghidupkan denyut pariwisata daerah. Ribuan wisatawan memadati berbagai agenda budaya yang digelar sepanjang musim liburan, mulai Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) pada 18 Juli 2026 hingga Festival Gandrung Sewu yang menjadi ikon kebanggaan Bumi Blambangan.
Usai menikmati kemeriahan festival, berburu oleh-oleh menjadi agenda yang hampir selalu masuk dalam daftar kunjungan wisatawan. Beragam produk khas Banyuwangi, seperti kue bagiak, kopi Osing, batik Banyuwangi, hingga aneka kerajinan lokal, menjadi pilihan untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan maupun buah tangan bagi keluarga.
Bagi wisatawan yang masih mencari lokasi berbelanja, terdapat sedikitnya sembilan pusat oleh-oleh yang masih aktif beroperasi dan menjadi favorit masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.
Salah satu destinasi yang banyak dikunjungi adalah Osing Deles Pusat Oleh-Oleh Banyuwangi di Jalan KH Agus Salim Nomor 12A, Taman Baru. Toko ini mengusung konsep modern dengan area belanja yang luas serta dilengkapi kafe sehingga pengunjung dapat beristirahat setelah berbelanja.
Pilihan lain adalah Sun Osing yang berada di kawasan pusat Kota Banyuwangi. Selain menjual aneka makanan khas dan kopi lokal, toko ini juga menyediakan suvenir serta kaus bertema Banyuwangi yang banyak diminati wisatawan.
Di Jalan Mendut Nomor 7, Penataban, terdapat Pusat Oleh-Oleh Khas Banyuwangi Sherly. Tempat ini dikenal memiliki penataan produk yang rapi sehingga memudahkan pengunjung memilih beragam camilan khas Banyuwangi.
Sementara itu, Ardial Pusat Oleh-Oleh Khas Banyuwangi di Jalan Basuki Rahmat Nomor 108, Singotrunan, menawarkan aneka jajanan tradisional dengan kemasan yang praktis dan aman dibawa dalam perjalanan jarak jauh.
Bagi wisatawan yang ingin berburu produk UMKM lokal, Pakdhe Osing Pusat Oleh-Oleh di Kecamatan Giri dapat menjadi alternatif. Selain makanan khas, toko ini juga menyediakan batik bermotif Osing serta berbagai produk kerajinan khas Banyuwangi.
Deretan toko oleh-oleh di Jalan Gajah Mada juga masih menjadi tujuan favorit. Kawasan tersebut telah lama dikenal sebagai sentra oleh-oleh yang menawarkan beragam bagiak, kue tradisional, hingga makanan ringan hasil produksi pelaku UMKM Banyuwangi.
Khusus pencinta kopi, Toko Oleh-Oleh Wong Osing menghadirkan berbagai pilihan kopi khas Banyuwangi, seperti Kopi Kemiren dan Kopi Lanang, dengan kemasan yang praktis dijadikan buah tangan.
Bagi wisatawan yang melintasi jalur keluar kota, Istana Oleh-Oleh Khas Banyuwangi di Kecamatan Kabat menjadi salah satu lokasi yang mudah dijangkau. Letaknya di jalur utama memudahkan pengunjung singgah sebelum melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, wisatawan yang melintas melalui jalur Banyuwangi–Jember dapat mampir ke Pusat Oleh-Oleh Oreng Osing di Jalan Raya Jember, Kecamatan Genteng. Toko ini menyediakan beragam jajanan khas Banyuwangi yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Banyaknya pusat oleh-oleh yang tersebar di berbagai wilayah membuat wisatawan tidak kesulitan mencari buah tangan khas Banyuwangi. Selain menjadi pelengkap liburan usai menikmati festival budaya dan destinasi wisata, membeli produk lokal juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM agar semakin berkembang dan dikenal lebih luas.
Editor : Lugas Rumpakaadi