Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dukung Zero ODOL, KAI Daop 8 Surabaya Bukukan Kenaikan Angkutan Barang Hingga 1,48 Juta Ton pada Semester I 2026

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:36 WIB
KAI Daop 8 Surabaya mencatat kenaikan angkutan barang 8,42 persen pada Semester I 2026 menjadi 1,48 juta ton. (KAI)
KAI Daop 8 Surabaya mencatat kenaikan angkutan barang 8,42 persen pada Semester I 2026 menjadi 1,48 juta ton. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membukukan pertumbuhan positif pada layanan angkutan barang sepanjang Semester I Tahun 2026. Selama periode Januari hingga Juni, volume angkutan barang mencapai 1.482.526 ton atau meningkat 8,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1.367.421 ton.

Dengan capaian tersebut, terjadi tambahan volume angkutan sebanyak 115.105 ton. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap moda transportasi berbasis rel sebagai solusi distribusi logistik yang efisien, aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan, kereta api dinilai mampu menjawab kebutuhan distribusi barang dalam jumlah besar secara konsisten. Selain mendukung kelancaran rantai pasok, layanan logistik berbasis rel juga berperan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sepanjang Semester I 2026, angkutan petikemas masih menjadi penyumbang terbesar dengan volume mencapai 998.472 ton atau setara 67,35 persen dari total angkutan barang. Posisi berikutnya ditempati angkutan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 455.472 ton atau 30,72 persen.

Sementara itu, angkutan retail menyumbang 24.366 ton atau 1,64 persen, sedangkan komoditas lainnya tercatat 4.216 ton atau 0,28 persen dari keseluruhan volume angkutan.

Dominasi angkutan petikemas dan BBM menegaskan peran strategis KAI Daop 8 Surabaya dalam menjaga kelancaran distribusi komoditas penting sekaligus memastikan pasokan energi tetap berjalan. Moda transportasi berbasis rel dinilai memiliki keunggulan dalam mengangkut barang berkapasitas besar dengan tingkat keselamatan tinggi, ketepatan waktu, serta efisiensi operasional yang mendukung aktivitas industri dan perdagangan.

Pertumbuhan kinerja tersebut ditopang berbagai upaya optimalisasi yang dilakukan KAI Daop 8 Surabaya. Di antaranya melalui peningkatan pemanfaatan kapasitas rangkaian kereta barang, penguatan kerja sama dengan mitra logistik, serta peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Strategi tersebut sekaligus memperkuat daya saing angkutan barang berbasis rel di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi logistik di Jawa Timur. Apalagi provinsi ini, termasuk kawasan metropolitan Gerbangkertosusila, merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pintu distribusi menuju kawasan Indonesia bagian timur.

Selain memberikan efisiensi biaya logistik dan ketepatan waktu pengiriman, angkutan barang menggunakan kereta api juga memberikan manfaat lain berupa peningkatan keselamatan distribusi, pengurangan kepadatan kendaraan angkutan di jalan raya, efisiensi konsumsi energi, hingga kontribusi terhadap penurunan emisi karbon.

Momentum pertumbuhan ini juga sejalan dengan implementasi kebijakan pemerintah mengenai Zero Over Dimension Over Loading (ODOL). Dengan kapasitas angkut besar dan tingkat keselamatan yang tinggi, kereta api dinilai mampu menjadi alternatif utama dalam mendorong perpindahan distribusi barang dari jalan raya ke jalur rel sehingga mendukung sistem logistik nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan peningkatan volume angkutan barang selama Semester I 2026 mencerminkan semakin besarnya kepercayaan dunia usaha terhadap layanan logistik KAI.

"Di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi dan implementasi kebijakan Zero ODOL, transportasi barang berbasis kereta api semakin relevan karena mampu menghadirkan layanan distribusi yang aman, tepat waktu, berkapasitas besar, efisien, serta lebih ramah lingkungan. KAI Daop 8 Surabaya akan terus meningkatkan kapasitas operasional, memperkuat kolaborasi dengan para pelaku usaha, dan menghadirkan layanan logistik yang semakin andal guna mendukung kelancaran rantai pasok serta pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Timur," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen mengembangkan layanan angkutan barang yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing melalui inovasi layanan, digitalisasi operasional, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
kai daop 8 surabaya